Tanpa Migas, Ekonomi Batam Melaju Kencang: Tumbuh 6,76 Persen, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional

Senin, 9 Maret 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Wakil Kepala BP Batam dan Kepala BP Batam. Foto:Istimewa

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Wakil Kepala BP Batam dan Kepala BP Batam. Foto:Istimewa

68 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Ekonomi Kota Batam terus melaju tanpa bergantung pada sektor minyak dan gas. Sepanjang 2025, Batam mencatat pertumbuhan ekonomi 6,76 persen (year-on-year), tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Kepulauan Riau tumbuh 5,88 persen pada 2025, sementara ekonomi nasional berada di level 5,11 persen.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam yang juga Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Batam terus memperkuat posisinya sebagai motor pertumbuhan ekonomi di kawasan barat Indonesia.

Di tingkat kabupaten/kota se-Kepri, Batam memimpin pertumbuhan ekonomi tanpa migas. Batam mencatat 6,76 persen, diikuti Kabupaten Bintan 6,43 persen dan Kabupaten Karimun 5,44 persen.

Pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang tercatat 3,31 persen, Kabupaten Lingga 3,53 persen, serta Kabupaten Kepulauan Anambas 2,87 persen.

Baca juga:Industri dan Investasi Dorong Ekonomi Batam Melonjak di Akhir 2025

Sementara Kabupaten Natuna mengalami kontraksi minus 1,61 persen akibat dinamika sektor ekonomi tertentu.

Tak hanya tumbuh paling tinggi, Batam juga menjadi penyumbang terbesar perekonomian Kepulauan Riau dengan kontribusi mencapai 66,44 persen terhadap total ekonomi provinsi pada 2025.

Aktivitas industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, transportasi, dan logistik mendorong laju ekonomi kota ini.

Arus investasi yang terus menguat memperkokoh struktur ekonomi Batam yang bertumpu pada manufaktur, perdagangan internasional, dan jasa logistik.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Djemy Francis menilai capaian tersebut menegaskan transformasi ekonomi Batam semakin bertumpu pada sektor industri dan investasi.

“Pertumbuhan ekonomi Batam 6,76 persen tanpa migas menunjukkan mesin ekonomi daerah digerakkan sektor produktif seperti manufaktur, perdagangan, logistik, serta investasi yang terus meningkat. Batam berkembang sebagai pusat industri dan perdagangan internasional yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Fary menilai pengukuran ekonomi tanpa migas memberi gambaran lebih nyata terhadap kekuatan ekonomi daerah.

“Sektor migas sangat dipengaruhi harga energi dunia dan volume produksi. Fluktuasinya sering tidak mencerminkan aktivitas ekonomi lokal. Dengan melihat pertumbuhan tanpa migas, terlihat jelas ekonomi Batam bertumpu pada kekuatan industri, perdagangan, dan investasi,” katanya.

Ia juga menekankan posisi strategis Batam di jalur perdagangan internasional serta kedekatannya dengan Singapura dan Malaysia menjadi keunggulan penting.

Pengembangan kawasan industri, infrastruktur, serta kemudahan investasi terus memperkuat daya saing Batam.

“Dengan ekosistem industri yang kuat dan konektivitas logistik internasional, Batam semakin mengukuhkan diri sebagai hub investasi dan industri berdaya saing global,” tegas Fary.

Capaian pertumbuhan tertinggi tanpa migas di Kepulauan Riau menjadi sinyal kuat: Batam terus melaju sebagai pusat aktivitas ekonomi modern, kawasan industri strategis, sekaligus gerbang investasi internasional di wilayah barat Indonesia.

Baca juga:Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng Kurniawan Serahkan Santunan Anak Yatim di Peringatan Nuzulul Qur’an Batam

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Mesin Baru Ekonomi
Investasi Batam Tembus Rp69,3 Triliun, Amsakar-Li Claudia Fokus Benahi Infrastruktur dan Banjir
BEI Gelar Public Expose Live 2026, 8 Emiten Siap Paparkan Strategi Bisnis ke Investor
Bakrie Group Jajaki Investasi Energi di Batam, BP Batam Tawarkan Potensi Kawasan Strategis 
Investasi Rp17,4 Triliun dan Direct Call Melonjak, Batam Kian Kokoh sebagai Motor Ekonomi
Inflasi Kepri Naik Jadi 3,92 Persen pada Mei 2026, Harga Cabai dan Sayuran Jadi Pemicu Utama
Data Center NeutraDC Batam Terserap Penuh, Telkom Tambah Kapasitas Lewat BTM-2
Direct Call TPK Batu Ampar Batam Melonjak 212 Persen, Volume Peti Kemas Naik 125 Persen

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:50 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Mesin Baru Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:01 WIB

Investasi Batam Tembus Rp69,3 Triliun, Amsakar-Li Claudia Fokus Benahi Infrastruktur dan Banjir

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:53 WIB

BEI Gelar Public Expose Live 2026, 8 Emiten Siap Paparkan Strategi Bisnis ke Investor

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:59 WIB

Bakrie Group Jajaki Investasi Energi di Batam, BP Batam Tawarkan Potensi Kawasan Strategis 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:05 WIB

Investasi Rp17,4 Triliun dan Direct Call Melonjak, Batam Kian Kokoh sebagai Motor Ekonomi

Berita Terbaru