Industri dan Investasi Dorong Ekonomi Batam Melonjak di Akhir 2025

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad. Foto:Ist

Kepala BP Batam Amsakar Achmad. Foto:Ist

63 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Perekonomian Batam menutup tahun 2025 dengan akselerasi kuat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Batam pada Triwulan IV 2025 mencapai 7,49 persen (year-on-year), melonjak tajam dibandingkan 3,27 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan pada penghujung tahun tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sepanjang 2025 mencapai 6,76 persen, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp253,64 triliun.

Sepanjang 2025, laju ekonomi Batam terus menguat dari triwulan ke triwulan. Pertumbuhan tercatat 5,17 persen pada Triwulan I, meningkat menjadi 6,66 persen pada Triwulan II, naik lagi 6,89 persen pada Triwulan III, hingga mencapai puncak 7,49 persen pada Triwulan IV.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa industri dan investasi tetap menjadi mesin utama penggerak ekonomi Batam.

Baca juga:KKJ Kepri Terbentuk, Perkuat Perlindungan Jurnalis di Daerah

“Batam tumbuh karena industri dan investasi. Ketika investasi meningkat 9,53 persen dan industri pengolahan menyumbang lebih dari 57 persen terhadap PDRB, itu menunjukkan mesin produksi Batam benar-benar bergerak,” ujar Amsakar.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai lonjakan pertumbuhan pada akhir tahun menjadi sinyal bahwa investasi yang masuk mulai terkonversi menjadi aktivitas ekonomi riil.

“Pertumbuhan yang melonjak di akhir tahun menunjukkan ekspansi industri di Batam mulai menghasilkan output produksi dan menjadi fondasi kuat untuk menjaga momentum pertumbuhan pada 2026,” ujarnya.

Senada dengan itu, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menyebut Batam mulai memasuki fase ekspansi kapasitas produksi.

Menurutnya, sektor manufaktur tetap menjadi tulang punggung ekonomi Batam dengan kontribusi 57,01 persen terhadap PDRB. Selain itu, sektor listrik dan gas tumbuh 11,90 persen, sementara real estate melonjak 14,70 persen, menandakan meningkatnya aktivitas industri dan pengembangan kawasan ekonomi.

Dengan tren pertumbuhan yang terus menanjak setiap triwulan, Batam diperkirakan tetap menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia, ditopang arus investasi yang terus menguat.

Baca juga:Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng Kurniawan Serahkan Santunan Anak Yatim di Peringatan Nuzulul Qur’an Batam

Editor:Zalfirega 

Berita Terkait

PLN Batam Operasikan 23 Unit SPKLU di 20 Titik, Tarif Transparan dan Layanan Digital Dipercepat
Amsakar Pimpin Upacara Otda ke-30, Soroti Lonjakan Investasi Batam 103 Persen
Batam Sabet Penghargaan Nasional, Tekan Kemiskinan dan Stunting Jadi Sorotan
Pemko Batam Percepat Sinkronisasi Data Penduduk, Kunci Kebijakan SDM dan Tenaga Kerja
Hari Pertama WFH di Batam: ASN Absen Tiga Kali, Wajib Zoom, Ritme Kerja Tetap Kencang
Investasi Batam Melejit 102 Persen, Tembus Rp17,4 Triliun di Awal 2026
Perbaikan Jalan Gajah Mada Tanjakan Menuju Hotel Vista Rampung, Akses Kembali Dibuka
Srikandi PLN Batam Hidupkan Semangat Kartini: 87 Kantong Darah Terkumpul, Perempuan Didorong Tampil dan Berdampak

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:40 WIB

Amsakar Pimpin Upacara Otda ke-30, Soroti Lonjakan Investasi Batam 103 Persen

Minggu, 26 April 2026 - 10:45 WIB

Batam Sabet Penghargaan Nasional, Tekan Kemiskinan dan Stunting Jadi Sorotan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:29 WIB

Pemko Batam Percepat Sinkronisasi Data Penduduk, Kunci Kebijakan SDM dan Tenaga Kerja

Jumat, 24 April 2026 - 19:19 WIB

Hari Pertama WFH di Batam: ASN Absen Tiga Kali, Wajib Zoom, Ritme Kerja Tetap Kencang

Jumat, 24 April 2026 - 10:18 WIB

Investasi Batam Melejit 102 Persen, Tembus Rp17,4 Triliun di Awal 2026

Berita Terbaru