MATAPEDIA6.com, BATAM – Suasana Gedung Lancang Kuning Polda Kepri mendadak bergemuruh saat Korea Selatan membalikkan keadaan dan mengalahkan Republik Ceko 2-1 dalam laga penyisihan grup Piala Dunia 2026, Jumat (12/6/2026) pagi.
Sorak-sorai, tepuk tangan, hingga teriakan dukungan mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar Polda Kepri bersama insan pers, petani, dan jajaran pejabat utama Polda Kepri.
Sejak sebelum pertandingan dimulai, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin sudah menunjukkan dukungannya kepada Korea Selatan.
“Pertandingan yang dukung Korea Selatan siapa?” tanya Asep kepada peserta nobar.
Mayoritas peserta langsung mengangkat tangan dan menyuarakan dukungan mereka kepada tim berjuluk Taeguk Warriors tersebut.
“Sebagai orang Asia saya mendukung Korea Selatan,” kata Asep yang langsung mendapat tepuk tangan dari peserta.
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit kick-off dibunyikan. Korea Selatan tampil agresif dan terus menekan pertahanan Republik Ceko. Beberapa peluang emas tercipta pada babak pertama, namun belum mampu mengubah skor.
Baca juga:Pertamina Perkuat Kesiapsiagaan Darurat di SPBU Aceh Besar Lewat Simulasi Kebakaran
Setiap kali Korea Selatan mengancam gawang lawan, ruangan nobar langsung bergemuruh. Meski memiliki tim favorit berbeda, seluruh peserta menikmati pertandingan dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Di sela jeda pertandingan, suasana semakin meriah ketika Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo mendapat kejutan ulang tahun ke-54. Petugas membawa kue ulang tahun lengkap dengan lilin ke tengah ruangan.
Anom mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan rekan-rekannya.
“Selama bertugas di Kepulauan Riau saya sudah dua kali merayakan ulang tahun di sini,” ujarnya.
Memasuki babak kedua, pendukung Korea Selatan sempat terdiam ketika Republik Ceko membuka keunggulan melalui gol Ladislav Krejci pada menit ke-59. Gol yang lahir dari skema tendangan sudut itu mengubah skor menjadi 1-0.
Meski tim dukungannya tertinggal, Asep tetap fokus menyaksikan jalannya pertandingan sambil berharap Korea Selatan mampu bangkit.
Harapan itu akhirnya terjawab pada menit ke-67. Hwang In-Beom sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan langsung memicu ledakan euforia di Gedung Lancang Kuning.
Sejumlah pejabat utama Polda Kepri berdiri dari kursinya. Beberapa bahkan melompat sambil berteriak merayakan gol penyeimbang tersebut.
Momentum kemudian berbalik ke kubu Korea Selatan. Serangan demi serangan terus mengalir hingga Oh Hyeon-Gyu mencetak gol kemenangan pada menit ke-80.
Gol itu memastikan Korea Selatan menang 2-1 sekaligus mengunci tiga poin penting di fase grup.
Peluit panjang yang dibunyikan wasit langsung disambut senyum lebar para pendukung Korea Selatan, termasuk Kapolda Kepri.
“Dukungan kita menang, kita pilih Korea. Skor 2-1 lah,” kata Asep sambil tersenyum.
Asep menjelaskan, kegiatan nobar tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan itu, Polda Kepri ingin mempererat hubungan antara Polri, media, dan masyarakat.
Menurutnya, sepak bola menjadi bahasa yang mampu menyatukan berbagai kalangan dalam satu momentum kebersamaan.
“Kami ingin menegaskan bahwa Polri selalu hadir bersama masyarakat. Momentum Piala Dunia tidak hadir setiap tahun dan sepak bola merupakan olahraga yang sangat dicintai masyarakat Indonesia,” ujar Asep.
Ia menambahkan, kegiatan nobar juga akan digelar di sejumlah daerah lain di Kepulauan Riau dengan melibatkan masyarakat serta pelaku UMKM agar manfaat ekonominya turut dirasakan warga.
Baca juga:Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Mesin Baru Ekonomi
Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon
















