Kapal Tongkang Hanyut Tabrak Empat Rumah Warga di Dapur-12 Pantai Sagulung

Rabu, 13 Agustus 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan karena CCTV warga saat kapal tongkang menghantam keramba warga yang ada di laut Dapur 12 pantai Sagulung, Rabu (13/8/2025). Matapedia6.com/Dok Warga

Tangkapan karena CCTV warga saat kapal tongkang menghantam keramba warga yang ada di laut Dapur 12 pantai Sagulung, Rabu (13/8/2025). Matapedia6.com/Dok Warga

MATAPEDIA6.com, BATAM – Sebuah kapal tongkang bernama Bahtera Mulia G-502 hanyut dan menabrak empat rumah warga di kawasan Kampung Tua Dapur-12 Pantai, Kelurahan Sei Pelenggut, Kecamatan Sagulung, Batam, Rabu (13/8/2025) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.

Insiden terjadi saat cuaca ekstrem melanda perairan Sagulung.

Angin kencang membuat tongkang tanpa muatan milik seorang pengusaha berinisial SN terlepas dari tambatannya, lalu terbawa arus hingga menghantam permukiman warga.

Selain merusak empat rumah, tongkang juga mengakibatkan sejumlah pompong kayu, pancung, dan sampan milik nelayan setempat rusak parah.

Ketua RW 19 Dapur-12, Mansyur, memperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Baca juga: Tongkang Milik PT KTU Shipyard Tabrak Kelong dan Pelantar Warga Pulau Buluh

“Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tapi kerugian warga cukup besar dan masih terus dihitung,” ujar Mansyur.

Mansyur menegaskan, tongkang tersebut bukan milik perusahaan galangan kapal di sekitar lokasi, melainkan kapal pribadi yang sudah lama tambat di perairan Dapur-12.

Kasus ini telah diserahkan ke Satpolairud Polda Kepri untuk proses hukum lebih lanjut.

Mansyur juga mendesak pemerintah dan otoritas pelabuhan melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas labuh tambat dan pemancangan yang diduga tidak memiliki izin resmi.

“Kami masyarakat Dapur-12 meminta pihak berwenang turun ke lapangan dan memberi sanksi tegas agar kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Mansyur.

Penulis: Rega |Editor: Meizon

Berita Terkait

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru