MATAPEDIA6.com, BATAM— KSOP Khusus Batam bergerak cepat mengatasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Sebanyak 150 pemudik yang sempat kehabisan tiket akhirnya tetap berangkat menuju Kuala Tungkal, Jambi, menggunakan Kapal Negara KN SAROTAMA P112.
Kapal diberangkatkan pada Kamis (19/3/2026) pukul 00.00 WIB dari Pelabuhan Bintang 99 Persada, Batu Ampar. KSOP mengerahkan kapal milik PLP Tanjung Uban itu untuk menutup kekurangan armada di tengah tingginya permintaan.
Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, menegaskan pihaknya langsung berkoordinasi lintas instansi begitu mengetahui adanya penumpang yang tidak kebagian tiket.
“Calon penumpang membludak, sementara kapasitas terbatas. Kami langsung siapkan dua kapal tambahan—satu RoRo dan satu Kapal Negara—agar seluruh pemudik tetap terangkut,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (20/3/2026).
Langkah cepat ini sekaligus menekan kepadatan di pelabuhan dan menjaga kelancaran arus mudik laut. Selain KN SAROTAMA P112, KSOP bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Regional 1 juga mengoperasikan KMP Tanjung Burang lebih awal pada 18 Maret 2026 pukul 18.30 WIB dari Terminal RoRo Telaga Punggur.
Hasilnya, sebanyak 313 penumpang dan 27 kendaraan berhasil diberangkatkan lebih dulu menuju Kuala Tungkal.
KSOP memastikan skema serupa juga diterapkan saat arus balik. KN SAROTAMA dijadwalkan kembali mengangkut penumpang dari Kuala Tungkal ke Batam pada 26 Maret mendatang.
Pemberangkatan kapal ini menjadi bagian dari rangkaian program mudik gratis di pelabuhan Batam. Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safruddin secara simbolis melepas keberangkatan di Terminal Domestik Telaga Punggur, bersamaan dengan program Mudik Gratis Presisi 2026.
Program ini melibatkan kolaborasi sejumlah pihak, mulai dari Polda Kepri, Lantamal IV, KSOP Khusus Batam, Dishub Kepri, BPTD Kelas II Kepri, Jasa Raharja, hingga ASDP Regional 1
KSOP menegaskan, penambahan armada dan mudik gratis ini menjadi langkah konkret untuk menjaga arus transportasi laut tetap aman, lancar, dan nyaman selama Lebaran.
Baca juga:Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebar
Editor:Zalfirega



















