Mesin X-Ray Lapas Batam Rusak, Ini Penjelasan Kalapas

Selasa, 4 November 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalapas Batam Yosafat Rizanto tengah dan KPLP Andre Silalahi kanan bersama sejumlah wartawan, Selasa (4/11/2025). Foto:Rega/matapedia

Kalapas Batam Yosafat Rizanto tengah dan KPLP Andre Silalahi kanan bersama sejumlah wartawan, Selasa (4/11/2025). Foto:Rega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, menegaskan kerusakan mesin X-Ray bukan persoalan baru. Masalah serupa, kata dia, juga terjadi di sejumlah lembaga pemasyarakatan lain di Indonesia.

“Saya pernah bertugas di Nusakambangan, Manado, dan Salemba. Di sana pun kendalanya sama. Jadi ini bukan hanya terjadi di Batam,” ujar Yosafat saat temu sapa dengan wartawan, Selasa (4/11/2025).

Ia menjelaskan, mesin X-Ray di Lapas Batam sudah beberapa kali diperbaiki, namun kembali mengalami kerusakan. Akibatnya, pemeriksaan barang titipan bagi warga binaan kini dilakukan secara manual.

Baca juga: Lapas Batam Panen 200 Kg Sayuran, Bukti Nyata Pembinaan Bukan Sekadar Wacana

“Mesinnya memang sempat berfungsi setelah diperbaiki, tapi tidak bertahan lama. Sekarang pemeriksaan dilakukan manual oleh petugas,” jelasnya.

Menurut Yosafat, kondisi serupa juga terjadi di banyak lapas lain, bahkan ada yang lebih parah dibanding Batam.

“Kalau di Batam masih bisa kami atasi, tidak separah di beberapa daerah lain,” ungkapnya.

Ia menegaskan, perbaikan belum bisa dilakukan karena keterbatasan anggaran. “Bukan kami tidak mau memperbaiki, tapi memang belum ada anggarannya. Banyak alat serupa di daerah lain juga menunggu perbaikan. Kami akan tetap bersurat ke pusat,” ujarnya.

Meski alat X-Ray rusak, Yosafat memastikan pengawasan tetap ketat. Petugas menerapkan prosedur manual untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

“Pengawasan tetap kami perketat agar keamanan dan ketertiban di Lapas Batam tetap terjaga,” tutupnya.

Baca juga:Panen Selada Hidroponik, Rutan Batam Tebar Manfaat ke Masyarakat

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

 

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru