Batam Rumah Bersama: Amsakar Ajak Warga Lamongan Menyatu Bangun Kota

Senin, 3 November 2025 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad tengah. Foto:Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad tengah. Foto:Diskominfo Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM– Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Batam adalah rumah bagi semua, bukan sekadar tempat rantau.

Hal itu diungkapkan Amsakar dalam Silaturahmi Paguyuban Warga Lamongan (Pawala) Batam di Golden Prawn, Bengkong, Sabtu (1/11/2025) malam.

Acara yang dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Anggota DPR RI Ahmad Labib itu menjadi ajang memperkuat rasa kebersamaan di tengah keberagaman warga Batam.

Baca juga: Pemko Batam Siapkan Taman Budaya, Dukung Generasi Muda dan Ekraf

“Jangan lagi merasa hanya orang Lamongan yang merantau di Batam, tapi jadilah orang Batam yang berasal dari Lamongan. Kalau kita memandang Batam sebagai rumah, kita akan menjaga dan membangunnya bersama,” kata Amsakar dikutip dalam siaran pers media center, Senin (3/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Amsakar menyinggung perjalanan panjang pembangunan Batam yang kini menjelma menjadi kota industri dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia.

Ia menjelaskan, sejak tahun 1971 Batam berkembang dari kawasan industri terbatas di Batu Ampar menjadi pusat industri dan perdagangan strategis melalui Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 1973.

Kini, kata Amsakar, BP Batam dan Pemko Batam menjadi dua entitas utama yang bersinergi menggerakkan lima sektor inti: industri, perdagangan, pariwisata, alih kapal, dan logistik.

“Kelima sektor ini menjadi tulang punggung ekonomi Batam yang kini dihuni lebih dari 1,3 juta jiwa,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengaku bangga melihat warga Lamongan diterima dengan baik di Batam.

“Kami serasa di rumah sendiri, apalagi dengan soto Lamongan dan pecel lele yang dihidangkan malam ini,” ucapnya berseloroh.

Baca juga:Amsakar Lantik Delapan Pejabat Pemko Batam, Firmansyah Resmi Jadi Sekda Definitif

Senada, Anggota DPR RI Ahmad Labib menilai, semangat guyub warga Lamongan di Batam adalah contoh nyata bahwa perantau bisa berkontribusi besar di daerah tempat tinggalnya.

Ia mendorong Pawala agar terus menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah.

Silaturahmi tersebut tidak sekadar mempertemukan warga Lamongan di perantauan, tapi juga meneguhkan pesan kuat: Batam bukan sekadar tempat bekerja, melainkan rumah bersama yang dibangun atas dasar persaudaraan dan gotong royong.

Baca juga:DPRD Dorong Pemko Tuntaskan Sampah di Batam

Editor:Redaksi

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru