OJK Luncurkan Program Ekonomi Inklusif Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Ekang Anculai 

Kamis, 29 Agustus 2024 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Kepulauan Riau. Foto:Istimewa

Kepala OJK Kepulauan Riau. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BINTAN-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan program ekosistem keuangan inklusi di desa Ekang Anculai, guna kesejahteraan masyarakat beberapa hari lalu.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya menyebut Program EKI menyertakan pendampingan dalam seluruh tahapan inkubasi bisnis.

“Program EKI ini berbeda dengan program kami sebelumnya, karena di sini kami tidak hanya melakukan event yang sekali selesai, namun juga melakukan pendampingan mulai dari pra-inkubasi, inkubasi dan pasca-inkubasi,” kata Sinar dalam keterangannya, Kamis (29/8).

Ia menjelaskan program EKI di pedesaan akan mengoptimalkan potensi alam, pariwisata, UMKM, BUMDes dan finansial dengan akses keuangan dari sektor jasa keuangan seperti perbankan, pergadaian, dan pasar modal.

“Program ini juga melibatkan Pemda, OJK, dan Bank Indonesia serta layanan Rekening Pelajar, KUR, UMi dan QRIS,” ujarnya.

Dia mengisyaratkan seperti yang diungkapkan Bung Hatta Indonesia tak akan bercahaya karena obor besar di Jakarta, tetapi Indonesia baru akan bercahaya karena lilin-lilin di desa. Pesan Wakil Presiden pertama Indonesia masih sangat relevan dengan perekonomian saat ini.

“Kunci pertumbuhan ekonomi nasional adalah kekuatan potensi domestik yaitu pertumbuhan ekonomi daerah. Tentu dengan menopang seluruh perekonomian di daerah adalah di tingkat desa,” kata Sinar.

Sementara Sekda Kabupaten Bintan Ronny Kartika mengapresiasi inisiasi OJK atas upaya membuat mesin pertumbuhan ekonomi yang menggerakkan ekonomi masyarakat di Desa Ekang Anculai.

Zaili dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Desa Ekang Anculai telah berstatus Desa Mandiri yang merupakan prestasi tertinggi bagi desa.

Selain itu, Desa Ekang Anculai juga memiliki program pemberdayaan petani agar memiliki ketahanan pangan yang baik.

“BUMDes di desa Ekang Anculai juga aktif dan bisa bersinergi dengan Lembaga Jasa Keuangan, sehingga menjadi optimal dalam perannya sebagai bank desa,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan implementasi EKI di Desa Ekang Anculai dilaksanakan pada bulan Mei 2024 sampai dengan bulan Desember 2024.

Program EKI di Desa Ekang Anculai akan melibatkan berbagai lapisan kelompok masyarakat diantaranya UMKM, petani, peternak, perempuan dan pelajar.

Program EKI di Desa Ekang Anculai akan mengoptimalkan potensi desa melalui tiga tahapan. Tahap pertama adalah pra-inkubasi, dengan identifikasi potensi desa untuk pengembangan wisata, pertanian, peternakan, dan kerajinan tangan.

Tahap kedua adalah inkubasi, di mana masyarakat mendapat pendampingan keuangan dari BNI, BRKS, dan lainnya. Tahap terakhir adalah pasca inkubasi, di mana diharapkan masyarakat bisa menggunakan produk keuangan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Sekda Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bintan Muhammad Panca Azdigoena, Kepala Desa Ekang Anculai Zaili Adi, Pemimpin Cabang Bank Riau Kepri Syariah Bintan Imam Hadi Suryono, serta Direktur Utama Perumda BPR Bintan Radhiah, serta perwakilan BNI, BPJS Ketenagakerjaan dan Pegadaian.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Editor:Zalfi

 

Berita Terkait

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru