Ombudsman Kepri Apresiasi Kesiapan PLN Batam Jaga Listrik Andal Selama Natal dan Tahun Baru

Senin, 22 Desember 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ombudsman Kepri bersama PLN Batam. Foto:ist

Ombudsman Kepri bersama PLN Batam. Foto:ist

MATAPEDIA6.com, BATAM — Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau menilai kesiapan PT PLN Batam dalam menjaga keandalan listrik selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berada pada level optimal.

Penilaian itu mengemuka saat Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, memimpin kunjungan dan diskusi strategis ke Kantor PLN Batam, Jumat (19/12/2025).

Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menyambut langsung kunjungan tersebut bersama jajaran manajemen. Pertemuan itu menjadi bagian dari fungsi pengawasan Ombudsman untuk memastikan layanan publik vital, khususnya kelistrikan, siap menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode Nataru.

Kwin Fo menegaskan PLN Batam telah menyiapkan langkah komprehensif guna memastikan pasokan listrik tetap andal, aman, dan berkelanjutan, termasuk mengantisipasi risiko cuaca ekstrem.

Baca juga:TelkomGroup Terjun Langsung ke Aceh, Kerahkan 118 Relawan dan Bantuan Pemulihan Bersama Danantara

“PLN Batam menyiapkan sistem secara menyeluruh, mulai dari kecukupan daya, kesiapan infrastruktur, hingga personel siaga di lapangan untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru 2025–2026,” ujar Kwin Fo dikutip dalam keterangannya, Senin (22/12/2025).

Ia memaparkan, selama masa siaga 15 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, neraca daya Sistem Batam–Bintan berada dalam kondisi normal.

Daya mampu pasok mencapai 844,2 MW dengan proyeksi beban puncak tertinggi 755 MW, sehingga masih tersedia cadangan daya 79,2 MW atau reserve margin 10,5 persen.

Pada Hari Natal, 25 Desember 2025, PLN Batam memproyeksikan beban puncak sebesar 588,8 MW dengan cadangan 245,4 MW atau reserve margin 41,7 persen.

Sementara pada 1 Januari 2026, beban puncak diperkirakan 579,5 MW dengan cadangan 254,7 MW atau reserve margin 44 persen. Proyeksi beban listrik Nataru tahun ini tercatat meningkat sekitar 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Ketersediaan energi primer juga aman dan melampaui kebutuhan rata-rata selama masa siaga,” sebut dia.

Untuk memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan, PLN Batam menyiagakan 35 posko siaga dengan total 712 personel.

Personel tersebut mencakup unsur pembangkitan, transmisi, distribusi, pengatur beban, SCADA dan proteksi, teknologi informasi, hingga logistik yang tersebar di seluruh wilayah operasional.

“Kami pastikan seluruh lini siap bergerak cepat demi menjaga keandalan sistem,” tegas Kwin Fo.

Menanggapi paparan itu, Lagat Parroha Patar Siadari menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif PLN Batam dalam menjaga kualitas layanan publik selama periode krusial akhir tahun.

“Kami mengapresiasi kesiapan PLN Batam. Ketersediaan daya, cadangan yang memadai, serta keterbukaan informasi mencerminkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” kata Lagat.

Ia berharap, dengan kondisi sistem yang stabil, masyarakat dapat menjalankan ibadah, mobilitas, dan aktivitas ekonomi selama Natal dan Tahun Baru secara aman dan nyaman.

Baca juga:OJK–KSEI Satukan Sistem Perizinan Reksadana, Proses Lebih Cepat dan Pasti

“Kalaupun terjadi kondisi darurat, kami berharap petugas PLN Batam tetap cepat, sigap, dan responsif melayani masyarakat,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Ekspor Timah Solder Tembus India, BP Batam Pacu Hilirisasi dan Daya Saing Industri
Jual Motor Curian Tengah Malam, Dua Pemuda Sagulung Disergap Polisi
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
Takbir Bergema di Batam: Pemko Susun Agenda Idulfitri dari Pawai Malam Syawal hingga Open House Wali Kota
Riding Bareng Komunitas Vespa, Amsakar–Li Claudia Sekaligus Inspeksi Jalan Kota Batam
Amsakar Tinjau Pelabuhan, Pastikan Arus Mudik Lebaran di Batam Aman dan Lancar
PKK Batam Didorong Jadi Garda Literasi Keuangan Syariah, OJK Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal
BP Batam Perketat Larangan Gratifikasi Jelang Idulfitri 1447 H

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:10 WIB

Ekspor Timah Solder Tembus India, BP Batam Pacu Hilirisasi dan Daya Saing Industri

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:45 WIB

Jual Motor Curian Tengah Malam, Dua Pemuda Sagulung Disergap Polisi

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Senin, 16 Maret 2026 - 21:37 WIB

Takbir Bergema di Batam: Pemko Susun Agenda Idulfitri dari Pawai Malam Syawal hingga Open House Wali Kota

Senin, 16 Maret 2026 - 13:38 WIB

Riding Bareng Komunitas Vespa, Amsakar–Li Claudia Sekaligus Inspeksi Jalan Kota Batam

Berita Terbaru