Pemko Batam Serahkan Bantuan Rp 4,5 Miliar ke Sumatera Barat, Diserahkan Langsung ke Gubernur Mahyeldi

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Batam menyerahkan bantuan untuk korban bancir di Sumatera Barat pada Minggu (11/1/2026). Foto:Diskominfo

Pemko Batam menyerahkan bantuan untuk korban bancir di Sumatera Barat pada Minggu (11/1/2026). Foto:Diskominfo

MATAPEDIA6.com, BATAM– Pemerintah Kota (Pemko) Batam menunjukkan solidaritas nyata dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai lebih dari Rp4,5 miliar kepada masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Sumatera Barat.

Pemko Batam menyerahkan bantuan tersebut langsung kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernur Sumatera Barat, Padang, Minggu (11/1/2026) seperti dilansir dari laman media center pemko Batam.

Total bantuan mencapai Rp4,56 miliar. Dana itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp2,5 miliar serta donasi masyarakat Batam senilai Rp2,06 miliar.

Bantuan tersebut mencerminkan kepedulian kolektif warga Batam terhadap saudara-saudara mereka yang terdampak bencana.

Sebelum menyalurkan bantuan ke Sumatera Barat, Pemko Batam lebih dulu mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Provinsi Sumatera Utara pada 8 Januari 2026 dan ke Provinsi Aceh pada 9 Januari 2026.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian Pemerintah Kota Batam beserta masyarakatnya. Ia menegaskan bantuan tersebut memperlihatkan kuatnya persaudaraan antardaerah di tengah musibah.

Baca juga:Sisir Titik Rawan Tengah Malam, Polresta Barelang Cegah Kriminalitas dan Balapan Liar

“Seperti yang Bapak Presiden sampaikan kepada masyarakat Sumatera Barat, kami tidak sendiri. Hari ini masyarakat Batam membuktikannya dengan hadir dan menunjukkan solidaritas,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, bantuan itu menjadi suntikan semangat bagi pemerintah daerah dan masyarakat Sumatera Barat untuk bangkit dan mempercepat pemulihan pascabencana.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, dan seluruh masyarakat Kota Batam. Salam hangat dari kami untuk Batam,” katanya.

Pemko Batam mengutus Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaluddin dan Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah untuk memimpin penyerahan bantuan.

Keduanya mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra. Sekda Batam Firmansyah menjelaskan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada prinsipnya ingin menyerahkan bantuan secara langsung. Namun, agenda kedinasan yang mendesak mengharuskan keduanya tetap berada di Batam.

“Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota menyampaikan salam hormat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan seluruh masyarakat. Kami hadir untuk menyerahkan bantuan ini sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab Pemko Batam,” tegas Firmansyah.

Ia menekankan, bantuan tersebut merupakan amanah masyarakat Batam yang wajib disalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Kehadiran unsur pimpinan daerah dalam penyerahan bantuan menjadi bukti keseriusan Pemko Batam.

“Ini adalah wujud empati dan kebersamaan masyarakat Batam. Kami berharap bantuan ini meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Hingga 31 Desember 2025, Pemko Batam berhasil menghimpun dana kemanusiaan sebesar Rp14.074.230.409. Dana tersebut terdiri atas alokasi APBD sebesar Rp7,5 miliar dan donasi masyarakat Rp6.574.230.409.

Pemko Batam menyalurkan dana itu ke tiga provinsi di Pulau Sumatera, dengan Sumatera Barat sebagai daerah terakhir.

Selain bantuan dari Pemko Batam, sejumlah paguyuban warga dan institusi juga menyalurkan bantuan secara mandiri. PLN Batam, misalnya, menyalurkan bantuan bencana Sumatera senilai Rp5,2 miliar dalam dua tahap.

Tahap pertama sebesar Rp2,7 miliar disalurkan dalam bentuk barang, sedangkan tahap kedua senilai Rp2,5 miliar, terdiri atas Rp1,5 miliar bantuan tunai dan Rp1 miliar dalam bentuk barang.

Penyaluran bantuan secara langsung ini diharapkan memperkuat sinergi antardaerah, mempercepat pemulihan pascabencana, serta meneguhkan nilai persaudaraan dan gotong royong. Pemko Batam turut mengapresiasi seluruh masyarakat, dunia usaha, dan pihak-pihak yang telah berpartisipasi melalui jalur resmi.

Baca juga:Video: Klenteng Jin Shan Tang Rayakan 10 Tahun dengan Barongsai dan Makan Bersama Dua Panti Asuhan  

Editor:Meizon

Berita Terkait

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru