Pengembang Akan Rapikan dan Bersihkan Lahan di Perumahan Parisa Indah

Sabtu, 30 Maret 2024 - 02:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan warga yang ada di lahan kosong di perumahan Parisa Indah, Kelurahan Sei Langkai Kecamatan Sagulung. Matapedia6.com/ Istimewa

Bangunan warga yang ada di lahan kosong di perumahan Parisa Indah, Kelurahan Sei Langkai Kecamatan Sagulung. Matapedia6.com/ Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Lahan kosong di perumahan Parisa Indah, Sagulung Batam bakal dirapikan dan dibersihkan oleh Pengembang. Warga yang menempati lahan diminta untuk membongkar sendiri bangunan mereka.

“Paling lambat setelah hari raya Idul fitri lahan tersebut akan kita bersihkan seluruhnya,” kata Doni pengembang perumahan Parisa Indah, kepada wartawan, Jumat (29/3/2024).

Doni menjelaskan tujuan pembersihan lahan kosong guna mengembalikan ke fungsinya seperti yang ada dalam penetapan lokasi (PL) di kawasan tersebut.

“Sesuai dengan rencana awal bahwa perumahan parisa Indah akan menjadi perumahan yang asri dan indah, dimana bangunannya seragam,” sebut Doni.

Menurutnya lahan kosong ukuran 15 meter yang dulunya belum dimanfaatkan developer berada di blok A4, C1 dan C4, dimanfaatkan warga dengan mendirikan bangunan.

“Jadi ini yang akan kota rapikan dan bersihkan, agar kondisi perumahan itu indah dan bersih,” kata Doni.

Ia menambahkan pembersihan lahan sudah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Satpol PP hingga kelurahan.

“Perangkat RT/RW di lokasi juga akan mengadakan rapat dengan warga setelah lebaran nanti,” kata Doni.

Dia juga mengharapkan agar warga dengan sukarela melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang mereka dirikan.

“Kalau nanti kita yang bongkar, kasihan barang-barang yang bisa digunakan kembali jadi rusak. Kalau warga yang bongkar mungkin barang -barang yang bisa digunakan bisa ambil,” kata Doni.

Terpisah, Ketua RW 026 Azhari, menyebut dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan bersama warga dan pihak kelurahan hingga mengundang pihak developer.

“Sekarang masih puasa, jadi kita belum bisa melaksanakan rapat, karena warga banyak yang tarawih,” kata Ashari.

“Setelah rapat dengan warga baru selanjutnya lahan itu dibersihkan,” imbuhnya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:23 WIB

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru