Rekan Kerja dan Kerabat Ungkap Kronologi Pekerja Galangan Tenggelam saat Menyelam di PT LOI Batam

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi karyawan tenggelam di PT LOI Sagulung Kota Batam Provinsi Kepri, Selasa (19/8/2025). Foto:Istimewa

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi karyawan tenggelam di PT LOI Sagulung Kota Batam Provinsi Kepri, Selasa (19/8/2025). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM- Fakta baru terungkap terkait tewasnya Ignasius (43) pekerja PT Lestari Ocean Indonesia (LOI) di Sagulung. Rekan kerja korban membantah kabar yang menyebut Ignasius jatuh ke laut.

Ia menegaskan, korban justru tenggelam ketika sedang menyelam memperbaiki bagian bawah kapal tongkang.

“Korban bukan jatuh tapi korban meninggal akibat selam mau cari/tarik balon louncing yang terjepit di bawah Tongkang,” ujar seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya, Selasa (19/8/2025).

Ignasius, pria kelahiran Ngalu, Sumba Timur tahun 1982, diketahui merupakan karyawan lama PT LOI. Ia direkrut langsung oleh perusahaan, bukan tenaga subkontraktor.

“Beliau orang lama di sini, rekrutan langsung, mainkon, bukan subkon,” tambah sumber tersebut.

Sementara itu, Robert, perwakilan keluarga korban mengaku perusahaan mengeluarkan tongkang untuk pekerjaan penyelaman. Saat itu, salah satu balon pengangkat tersangkut.

Supervisor lapangan yang juga korban mendapat perintah dari perusahaan untuk mengeluarkan balon tersebut.

“Abang kami bersama rekan-rekannya mencoba mencari balon yang tersangkut. Ia menyelam hingga ke tengah tongkang,” sebut dia saat dihubungi wartawan.

Baca juga:Tim SAR Temukan Jasad Pekerja saat Perbaiki Kapal Tongkang di Batam

Namun, kedalaman terlalu ekstrem dan ia kehilangan kendali hingga akhirnya tenggelam.

“Jadi jelas, abang kami bukan jatuh ke laut, melainkan menyelam untuk mencari balon yang tersangkut,” paparnya.

Kini jenazah masih berada di RS Bhayangkara untuk proses autopsi. Setelah itu, rencananya akan dibawa pulang ke rumah duka di Tanjunguncang.

Perusahaan memang hadir di rumah sakit, tetapi sebatas mengurus jenazah.

“Kami berharap kasus ini ditangani secara adil dan tuntas demi kepentingan keluarga korban,” harap dia.

Sebelumnya diberitakan, Ignasius hilang saat melakukan pengerjaan perbaikan tongkang di galangan PT LOI.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya jasad korban ditemukan terapung sekitar 500 meter dari titik awal ia dinyatakan hilang.

Hingga kini pihak kepolisian tengah menyelidiki penyebab korban meninggal dunia.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar melalui Kanit Reskrim Polsek Sagulung Iptu Anwar Aris, membenarkan peristiwa tersebut.

“Kasus ini sudah dilaporkan ke Polresta Barelang. Kami hanya melakukan pendampingan,” kata Iptu Anwar secara terpisah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan PT LOI Sagulung belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang merenggut nyawa pekerjanya itu.

Baca juga:Pekerja Jatuh ke Laut di PT Lestari Ocean Indonesia, Tim SAR Lakukan Pencarian

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru