Tim SAR Temukan Jasad Pekerja saat Perbaiki Kapal Tongkang di Batam

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi karyawan tenggelam di PT LOI Sagulung Kota Batam Provinsi Kepri, Selasa (19/8/2025). Foto:Istimewa

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi karyawan tenggelam di PT LOI Sagulung Kota Batam Provinsi Kepri, Selasa (19/8/2025). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Setelah hilang selama 18 jam, pekerja galangan kapal PT Lestari Ocean Indonesia (PT LOI) Sagulung akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan terapung sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian pada Selasa (19/8/2025) pukul 09.35 WIB.

Kepala Seksi Operasional Pos Basarnas Batam, Dedius Pebrianto Sembiring, mengatakan tim SAR menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Kondisi korban terapung 500 meter dari lokasi awal korban tenggelam,” ujarnya pada wartawan, Selasa.

Baca juga:Pekerja Jatuh ke Laut di PT Lestari Ocean Indonesia, Tim SAR Lakukan Pencarian

Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk kepentingan penyidikan.

“Setelah ditemukan, jenazah langsung kami serahkan ke pihak kepolisian,” tambah Dedius.

Sebelumnya, korban bernama Ignasius (47) dilaporkan jatuh ke laut saat memperbaiki kapal tongkang di galangan PT LOI pada Senin (18/8/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Tim SAR menerima laporan sore harinya dan langsung mengerahkan armada dari Sekupang menuju Sagulung.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar melalui Kanit Reskrim Polsek Sagulung Iptu Anwar Aris, membenarkan peristiwa tersebut.

“Kasus ini sudah dilaporkan ke Polresta Barelang. Kami hanya melakukan pendampingan,” kata Iptu Anwar secara terpisah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan PT LOI Sagulung belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang merenggut nyawa pekerjanya itu.

Baca juga:Pemancing Terjatuh di Perairan Belakang Padang dari Speedboat, Pencarian Masih Berlanjut

Penulis:Luci|Editor:Miezon

Berita Terkait

OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital
Dugaan Persoalan Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibahas dalam RDPU DPRD Batam
Antisipasi Aksi “Rayap Besi”, Polresta Barelang Pimpin Patroli Gabungan Lintas Instansi
Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026
Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen
Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:37 WIB

Dugaan Persoalan Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibahas dalam RDPU DPRD Batam

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:40 WIB

Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026

Berita Terbaru

General Manager MaxOne Hotel Batam, Dian,  saat Media Gathering di 1.1 Dining & Lounge Restaurant MaxOne Batam bersama wartawan, Jumat (19/6/2026). Foto:Rega/matapedia

Kuliner Wisata

MaxOne Batam Hotel Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting

Jumat, 19 Jun 2026 - 21:48 WIB