Sekolah Terintegrasi Merah Putih Mulai Dibangun di Rempang, Target Rampung 2028

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam/Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra dan Ketua Yayasan Merah Putih Eddy Hussy menandai dimulainya pembangunan dengan groundbreaking dan pemasangan tiang pancang perdana, Kamis (24/9/2026). Foto:Humas BP Batam

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam/Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra dan Ketua Yayasan Merah Putih Eddy Hussy menandai dimulainya pembangunan dengan groundbreaking dan pemasangan tiang pancang perdana, Kamis (24/9/2026). Foto:Humas BP Batam

62 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM— Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di kawasan Rempang, Batam, Kepulauan Riau, resmi dimulai. Sekolah yang berdiri di atas lahan 18,5 hektare itu disiapkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Rempang, Galang, dan kawasan hinterland.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam/Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra dan Ketua Yayasan Merah Putih Eddy Hussy menandai dimulainya pembangunan dengan groundbreaking dan pemasangan tiang pancang perdana, Kamis (24/9/2026).

Sekolah tersebut akan melayani jenjang SD, SMP hingga SMA dengan konsep boarding school. Pemerintah menargetkan pembangunan rampung pada akhir 2028.

Bagi Amsakar, pembangunan sekolah ini bukan sekadar menghadirkan gedung pendidikan baru. Ia melihat proyek tersebut sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia dari kawasan hinterland agar mampu mengambil peran dalam pembangunan Batam pada masa mendatang.

“Kita tidak boleh terlambat mendesain pendidikan untuk anak bangsa. Sekolah ini akan menjadi sejarah, mencetak anak-anak hinterland yang akan tampil mewarnai perjalanan pembangunan Batam ke depan,” ujar Amsakar.

Baca juga:Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO Mandiri hingga 1.000 Liter per Detik

Menurut Amsakar, pendidikan menjadi salah satu fondasi penting untuk menyiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi dalam pembangunan Batam dan Indonesia.

Wakil Kepala BP Batam/Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mengatakan, Sekolah Terintegrasi Merah Putih akan dilengkapi sarana dan prasarana berstandar internasional.

Fasilitas tersebut diarahkan untuk mendukung proses belajar sekaligus perkembangan siswa selama menempuh pendidikan.

“Indonesia Emas harus diisi oleh anak-anak kita dari Rempang, Galang, Buluh, dan hinterland lainnya dengan pendidikan yang andal dan bermutu. Sekolah ini menjadi bagian penting dalam sejarah pendidikan dan diharapkan mendukung kemajuan kawasan Rempang dan Kota Batam,” kata Li Claudia.

Ia menambahkan, pembangunan sekolah tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas belajar. Sekolah tersebut juga diarahkan untuk membentuk generasi muda yang memiliki kualitas dan daya saing.

Kesempatan Pendidikan bagi Anak Prasejahtera

Ketua Yayasan Merah Putih Eddy Hussy mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang mendorong pelaku usaha ikut mengambil bagian dalam pembangunan sekolah.

Ia berharap dukungan berbagai pihak terus mengalir hingga pembangunan sekolah selesai.

“Harapan kami, sekolah ini menjadi upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang tangguh. Semoga inisiatif mulia ini mendapat dukungan dari semua pihak hingga selesai dan membawa manfaat besar bagi Batam ke depan,” ujar Eddy.

Ketua Tim Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Robinson Tan menyebut proyek tersebut sebagai catatan penting bagi pendidikan di Batam, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Rempang, Galang dan sekitarnya.

“Ini merupakan satu catatan sejarah buat Kota Batam. Ini adalah sebuah amanah mulia bagi kami, untuk masa depan banyak anak-anak daerah yang akan mengisi pembangunan daerah ini ke depan,” ujar Robinson.

Pembangunan sekolah ini diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak kawasan hinterland untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa harus meninggalkan daerah asalnya.

Jika pembangunan berjalan sesuai target, fasilitas pendidikan tersebut akan mulai membentuk ekosistem belajar dari tingkat dasar hingga menengah dalam satu kawasan.

Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih turut dihadiri Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, Dirintelkam Polda Kepri Kombes Pol Ferikson Tampubolon, Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo, Direktur Operasional PT MEG Michael Wilson, Wakil Komandan Kodaeral IV Laksma TNI Ketut Budiantara, para anggota/deputi BP Batam, jajaran Forkopimda Kota Batam, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Dengan dimulainya pembangunan tersebut, Rempang tidak hanya menjadi lokasi pembangunan fisik, tetapi juga menjadi titik awal pengembangan fasilitas pendidikan yang ditujukan untuk menyiapkan generasi muda kawasan hinterland menghadapi kebutuhan pembangunan Batam dan Indonesia pada masa depan.

Baca juga:Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO Mandiri hingga 1.000 Liter per Detik

Editor:Redaksi

Berita Terkait

Puluhan Mobil Terjaring Razia di Batam, Program Pengampunan Pajak Tinggal 5 Hari Lagi
Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO Mandiri hingga 1.000 Liter per Detik
Tim Tabur Kejari Batam Amankan Terpidana Kasus Perdagangan Orang di Virgo Club
Kapolda Kepri Ajak Pengendara Tertib Berlalu Lintas demi Keselamatan, Bukan Takut Ditilang
Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Pendidikan SD hingga SMA Gratis
Air Kembali Lancar di GMP Tahap 2 Batam, Warga Apresiasi BP Batam
Kapolda Kepri Minta Bhabinkamtibmas Deteksi Dini Konflik dan Jaga Keamanan Investasi
14 Pangkalan LPG 3 Kg di Batam Mulai Terhubung dengan KDKMP, Pertamina Cek Kesiapan Distribusi

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:29 WIB

Puluhan Mobil Terjaring Razia di Batam, Program Pengampunan Pajak Tinggal 5 Hari Lagi

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih Mulai Dibangun di Rempang, Target Rampung 2028

Kamis, 24 September 2026 - 16:26 WIB

Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO Mandiri hingga 1.000 Liter per Detik

Kamis, 24 September 2026 - 16:00 WIB

Tim Tabur Kejari Batam Amankan Terpidana Kasus Perdagangan Orang di Virgo Club

Kamis, 24 September 2026 - 11:31 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Pendidikan SD hingga SMA Gratis

Berita Terbaru