Tim Terpadu Batam Keluarkan SP2 Buat Warga Tembesi Tower, PT TPM Berikan Relokasi dan Sagu Hati 

Kamis, 7 November 2024 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaveling yang disediakan perusahaan. Foto:Ist

Kaveling yang disediakan perusahaan. Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM– Tim terpadu kota Batam memberikan surat peringatan ke dua atau SP2 ke warga Tembesi Tower pada Senin (4/11). SP 2 itu setelah melalui SP 1 yang dilayangkan oleh tim terpadu kepada warga pada 18 Oktober lalu.

Menurut Direktur PT Tanjung Piayu Makmur (TPM) Anwar tim Terpadu telah melaksanakan relokasi warga Tembesi Tower sesuai dengan Perpu No. 51 Tahun 1960. Sementara pada Rabu (6/11) lebih dari 60 persen atau sekitar 200 KK telah menerima sagu hati.

“Sekitar 150 KK lainnya sedang dalam negosiasi untuk menerima kompensasi dari PT Tanjung Piayu Makmur,” ujar Anwar dikutip dalam keterangan, Kamis (7/11/2024).

“Relokasi ini menawarkan kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup, dengan kawasan Sei Daun Piayu yang dilengkapi fasilitas pendidikan dan kesehatan,” tambah dia.

Ia mengeklaim lokasi ditempati warga Tembesi Tower lahan atau Penetapan Lokasi (PL) PT Tanjung Piayu Makmur dengan Nomor 215.26.24040675.001.XI dan PL No. 23040729 yang diterbitkan BP Batam.

“Penerbitan Surat Pemberitahuan Legalitas PT Tanjung Piayu Makmur juga telah dilakukan pada tanggal 27 September 2024 yang lalu,” ujarnya.

Sementara kuasa hukum, PT TPM Bali Dalo, menambahkan bahwa gusur paksa tidak akan dapat terelakkan apabila warga masih tetap bertahan tanpa solusi. Ia juga menegaskan bahwa Tim terpadu memiliki kewenangan dan landasan hukum yang kuat dan jelas dalam menerbitkan surat peringatan.

Termasuk melakukan tindakan tegas terukur berupa pengosongan dan pembongkaran bangunan liar pada saatnya nanti, sehingga perlawanan apapun dari warga Tembesi Tower menjadi percuma dan tidak akan menyelesaikan masalah.

Ia menyebut dalam surat pemberitahuan ke-2, tim terpadu meminta warga Tembesi Tower untuk segera pindah ia menjelaskan kepemilikan resmi PT Tanjung Piayu Makmur (PT TPM) atas lokasi tersebut.

“Meskipun terdapat polemik mengenai legalitas lahan, PT TPM menawarkan solusi berupa sagu hati dan relokasi ke Sei Daun Piayu, kawasan Kaveling Siap Bangun,” ucap dia.

Sebagai mana diketahui pengembangan industri di lahan seluas 100 hektar di Tembesi telah direncanakan dengan alokasi dari BP Batam, yang bertanggung jawab atas perizinan dan pengelolaan di kawasan tersebut.

Kawasan seluas 100 hektar di Batam direncanakan untuk menjadi Kawasan Industri yang fokus pada industri elektronik, menciptakan sekitar 30.000 lapangan kerja.

PT Tanjung Piayu Makmur menargetkan investor dari Singapura, Jepang, Jerman, dan Amerika untuk berinvestasi dalam proyek ini, yang mengusung konsep Eco Low-Carbon Industrial Park.

Upaya ini sejalan dengan dorongan pemerintah untuk menjadikan Batam sebagai pusat klaster industri elektronik yang bernilai tambah tinggi, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan daya saing industri.

Baca juga:Tim Terpadu Layangkan SP 1, PT TPM Minta Warga Segera Pindah ke Kavling Siap Huni di Sei Daun Piayu 

Cek berita artikel lainnya di Google News 

Penulis:Rega|Editor:Meizon

Berita Terkait

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot
KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam
Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh
DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing
AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:44 WIB

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot

Senin, 4 Mei 2026 - 17:57 WIB

KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Berita Terbaru