25 Tahun Biznet: Dari Kabel Bawah Laut hingga Misi Menyatukan Indonesia Digital

Senin, 13 Oktober 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

I Gede Novrada Budiartha Assistant VP Territory West bersama wartawan di Hotel Haris Batam Center, Senin (13/10/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

I Gede Novrada Budiartha Assistant VP Territory West bersama wartawan di Hotel Haris Batam Center, Senin (13/10/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM– Di tengah gempuran era digital dan ketimpangan konektivitas antarwilayah, Biznet menandai usia 25 tahun bukan sekadar sebagai penyedia internet, tapi sebagai pionir yang menambal kesenjangan digital Indonesia.

Sejak berdiri tahun 2000, langkah Biznet tak pernah berhenti berinovasi. Dari membangun data center pertama di Jakarta, memperluas jaringan hingga Bali dan Sumatra, hingga kini menembus laut Jawa lewat kabel fiber optik bawah laut—Biznet menegaskan diri sebagai tulang punggung konektivitas nasional.

“Perjalanan seperempat abad ini bukan hanya tentang jaringan, tapi tentang membangun masa depan digital Indonesia,” ungkap President Director Biznet Adi Kusma dikutip dalam keterangannya, Senin (13/10/2025).

Baca juga:Biznet Hadirkan Bandwidth Lebih Besar dan Layanan Terjangkau di Batam

Pada Maret 2025, Biznet resmi mengaktifkan jaringan kabel bawah laut yang menghubungkan Jakarta–Cirebon–Semarang–Surabaya. Proyek ini memperkuat kapasitas bandwidth antar kota di Pulau Jawa dan menjadi fondasi bagi proyek Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2), yang akan meluas ke Kalimantan dan Sulawesi.

Ekspansi ini bukan proyek ambisi semata. Dengan penetrasi internet nasional yang kini mencapai 80,66% atau 229 juta jiwa (data APJII 2025), kebutuhan akan infrastruktur digital yang andal semakin mendesak.

“Internet bukan lagi kemewahan, tapi kebutuhan pokok produktivitas nasional,” ujar Adi.

Selain membangun jaringan raksasa, Biznet juga memperkuat akses internet gratis bagi masyarakat di sekitar area pendaratan kabel bawah laut (Biznet Marine POP). Lebih dari 3.000 keluarga di delapan kabupaten kini menikmati koneksi tanpa biaya.

Melalui layanan EducationNET dan HealthNET, Biznet juga masuk ke jantung digitalisasi sektor pendidikan dan kesehatan—dua sektor yang kini sangat bergantung pada kecepatan dan kestabilan internet.

Tak hanya ekspansi infrastruktur, Biznet juga memberikan bonus bandwidth 150 Mbps untuk pelanggan Biznet Home sepanjang Oktober 2025, serta menggelar Biznet Prize Vaganza—program undian hadiah bagi pelanggan baru dan setia hingga akhir tahun.

Baca juga:Band Armada dan Gigi Ramaikan Festival Biznet di Batam 

Langkah ini menjadi bentuk apresiasi Biznet terhadap pengguna yang telah mempercayakan kebutuhan konektivitasnya selama dua dekade lebih.

Dari hanya empat cabang pada awal 2000-an, Biznet kini menjelma menjadi jaringan dengan lebih dari 300 kantor cabang di 23 provinsi. Termasuk di Batam, Medan, Makassar, hingga Kupang dan Labuan Bajo.

Ekspansi ini sekaligus membuktikan komitmen Biznet dalam menghapus kesenjangan digital antarwilayah, sesuatu yang kerap menjadi perbandingan dengan negara tetangga seperti Singapura atau Malaysia.

“Indonesia itu negara kepulauan, tantangannya berbeda. Tapi langkah kami jelas: membangun konektivitas yang menyatukan dari Sabang sampai Merauke,” ujar I Gede Novrada Budiartha, Asst. Vice President Territory West Biznet pada wartawan di Batam.

Baca juga:Biznet Hadirkan Bandwidth Lebih Besar dan Layanan Terjangkau di Batam

Di usia ke-25, Biznet bukan hanya simbol kecepatan internet, tapi juga ikon ketekunan membangun negeri dari kabel, data, dan kepercayaan.

“Dukungan pelanggan, mitra, dan masyarakat adalah bahan bakar kami untuk terus menyalakan Indonesia digital,” katanya.

Sebagai mana diketahui Biznet merupakan perusahaan infrastruktur digital terintegrasi yang menyediakan layanan internet, data center, cloud, hingga IPTV dengan visi menjembatani kesenjangan digital dan memperkuat fondasi ekonomi berbasis teknologi di Indonesia.

Baca juga:Gigi Bawakan Lagu Perdamaian di Biznet Festival Kota Batam 

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

Pemulihan Bisnis Seluler Dongkrak Laba Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp75,9 Triliun
Batam Dinobatkan sebagai Daerah Terbaik untuk Investasi, Transformasi Digital Jadi Magnet Baru Investor
OJK Kepri Gandeng APPI Batam Perangi Pembiayaan Ilegal, Dorong Industri Tumbuh Sehat
Indosat Raup Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, AI Jadi Motor Pertumbuhan Bisnis
Telkom Raih Lestari Award 2026, Strategi Pengembangan Talenta Jadi Pengungkit Transformasi Bisnis
CERNIVAL 2026 Dibuka di Batam, BI Pacu Transaksi QRIS dan UMKM Kepri
BP Batam Gandeng Panbil dan PLN Batam Percepat Pengembangan KEK Tanjung Sauh
OJK, BEI, dan KADIN Dorong Perusahaan Kepri IPO untuk Perkuat Ekspansi Bisnis 

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Pemulihan Bisnis Seluler Dongkrak Laba Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp75,9 Triliun

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Batam Dinobatkan sebagai Daerah Terbaik untuk Investasi, Transformasi Digital Jadi Magnet Baru Investor

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:35 WIB

OJK Kepri Gandeng APPI Batam Perangi Pembiayaan Ilegal, Dorong Industri Tumbuh Sehat

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:22 WIB

Indosat Raup Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, AI Jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:43 WIB

Telkom Raih Lestari Award 2026, Strategi Pengembangan Talenta Jadi Pengungkit Transformasi Bisnis

Berita Terbaru