3 Hari Hilang, Nelayan Bengkong Ditemukan Mengapung di Perbatasan Singapura 

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan Basarnas melakukan evakuasi mayat pria yang sebelumnya dinyatakan hilang saat melaut, Jumat (9/8/2024). Matapedia6.com/Dok Basarnas

Tim gabungan Basarnas melakukan evakuasi mayat pria yang sebelumnya dinyatakan hilang saat melaut, Jumat (9/8/2024). Matapedia6.com/Dok Basarnas

MATAPEDIA6.com, BATAM – Nelayan asal Bengkong yang sebelumnya dinyatakan hilang setelah bot pancung nya ditemukan nelayan terapung, akhirnya ditemukan di perairan Selat Singapura, Jumat (9/8/2024).

Nelayan asal bengkong yang diketahui bernama Asril (62) tersebut ditemukan mengapung pada koordinat 01 16.230′ N – 104 2.390′ E.

Mayat Asril pertama kali ditemukan oleh Kapal Jolly Richie yang sedang melintas di selat Singapura dan memberitahukannya lewat radio komunikasi, dan informasi tersebut diterima oleh Basarnas dan tim Basarnas Batam langsung bergerak menuju lokasi.

Kepala Basarnas Tj Pinang melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius mengatakan mayat pria tersebut benar nelayan asal bengkong. Saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk dan beberapa bagian tubuh sudah rusak.

“Keluarga sudah datang memastikan jenazah tersebut. Meski sudah tidak bisa dikenali. Namum keluarga masih bisa mengenali dengan tanda di bagian tubuh lainnya,” kata Dedius.

Dedius juga mengatakan jenazah pria tersebut sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Dengan di temukannya korban, proses pencarian orang hilang di laut dihentikan dan seluruh armada kembali ke Pos.

Dia juga menghimbau masyarakat khususnya nelayan agar selalu waspada saat melaut.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci | Editor: Meizon

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru