Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru bicara pansus PSU Muhammad Rizky Aji Perdana saat membacakan laporan pansus pada Rapat Paripurna DPRD Batam di ruang rapat utama, di Batam Centre Senin (16/3/2026) Matapedia6.com/Luci

Juru bicara pansus PSU Muhammad Rizky Aji Perdana saat membacakan laporan pansus pada Rapat Paripurna DPRD Batam di ruang rapat utama, di Batam Centre Senin (16/3/2026) Matapedia6.com/Luci

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penyelenggaraan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) umum perumahan di Batam resmi ditunda.

Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna yang digelar di ruang utama kantor DPRD Batam, Senin (16/3/2026).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, didampingi Wakil Ketua I Aweng Kurniawan, Wakil Ketua II Budi Mardianto, dan Wakil Ketua III Yunus Muda.

Penundaan dilakukan karena Panitia Khusus (Pansus) masih membutuhkan waktu tambahan untuk menyempurnakan pembahasan Ranperda tersebut.

“Masih ada beberapa hal yang perlu diselesaikan oleh Pansus sebelum Ranperda ini bisa disahkan,” ujar Kamaluddin dalam sidang.

Baca juga: DPRD Batam Soroti Parkir di Bahu Jalan Laksmana Bintan, Dinilai Ilegal dan Picu Macet

Dalam laporan Pansus yang disampaikan juru bicara Muhammad Rizky Aji Perdana, mengatakan sejumlah persoalan krusial terkait PSU perumahan di Batam.

Salah satu masalah utama adalah banyaknya fasilitas perumahan yang sudah tidak lagi memiliki pengembang dan kondisinya memprihatinkan.

Selain itu, terdapat ketidakkonsistenan dalam pelaksanaan aturan oleh pihak terkait, termasuk dalam penerbitan izin seperti IMB dan pengelolaan PBB.

“Permasalahan lain juga muncul ketika lahan PSU hendak dimanfaatkan pemerintah, namun mendapat penolakan dari masyarakat karena minimnya kejelasan dokumen dan perencanaan,” kata Rizky.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan perlunya aturan yang lebih jelas dan operasional agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.

Pansus juga telah melakukan konsultasi ke pemerintah pusat serta studi banding ke Bogor yang dinilai memiliki karakteristik serupa dengan Batam.

Baca juga: Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng Kurniawan Serahkan Santunan Anak Yatim di Peringatan Nuzulul Qur’an Batam

Dari hasil tersebut, ditemukan sejumlah praktik baik, termasuk kemungkinan pemenuhan fasilitas umum melalui kerja sama di luar kawasan perumahan dengan tetap memenuhi ketentuan luas dan spesifikasi.

Untuk itu, Pansus mengusulkan perpanjangan masa pembahasan selama 60 hari ke depan.

“Kami membutuhkan waktu tambahan agar rumusan Ranperda ini benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Ranperda PSU perumahan ini merupakan inisiatif DPRD Batam yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan hunian sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pengembang.

Dengan regulasi yang lebih matang, pemerintah berharap pengelolaan fasilitas umum perumahan di Batam ke depan bisa lebih tertata, berkelanjutan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Minggu, 13 September 2026 - 12:33 WIB

PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terbaru