Tim Terpadu Berhasil Evakuasi 35 Ekor Buaya Lepas, Tersisa 4 Ekor Masih Berkeliaran

Jumat, 24 Januari 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim terpadu penangkapan buaya yang dibentuk Pemko Batam saat melakukan penghitungan buaya di lokasi penangkaran di Pulau bulan, Kamis (23/1/2024). Matapedia6.com/Dok Danlantamal IV

Tim terpadu penangkapan buaya yang dibentuk Pemko Batam saat melakukan penghitungan buaya di lokasi penangkaran di Pulau bulan, Kamis (23/1/2024). Matapedia6.com/Dok Danlantamal IV

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kolaborasi solid Tim Terpadu Penanganan Buaya di Batam berhasil menyelamatkan 35 ekor buaya yang sempat lepas dari penangkaran di Pulau Bulan akibat tanggul jebol. Saat ini, hanya tersisa empat ekor buaya yang masih dalam proses pencarian.

Informasi ini disampaikan oleh Koordinator Posko Tim Terpadu Penanganan Bencana dan Evakuasi Buaya Lantamal IV, Letkol Mar Bambang Irianto, melalui Kadispan Lantamal IV Batam, Rio Aditya, pada Kamis (23/1/2025).

“Tim kami berhasil mencocokkan data jumlah buaya sebelum dan setelah tanggul jebol. Evakuasi telah berlangsung dengan lancar dan aman,” kata Rio.

Sebelum tanggul penangkaran buaya di Pulau Bulan jebol, jumlah buaya tercatat sebanyak 105 ekor.

Setelah kejadian, 66 ekor buaya masih berada di dalam penangkaran, meski empat di antaranya ditemukan mati. Sisanya, 39 ekor buaya, sempat lepas ke laut.

“Dari total 39 buaya yang lepas, 35 sudah berhasil kami evakuasi. Sayangnya, dua di antaranya ditemukan mati, dan empat lainnya masih berkeliaran di perairan sekitar,” ujar Rio.

Proses penghitungan buaya dilakukan pada 23 Januari 2025 oleh Tim Terpadu yang melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan PT PJK, BKSDA Riau Wilayah II Batam, TNI AL, Polri, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Batam, dan perangkat desa setempat.

“Kegiatan ini dilaksanakan sekitar pukul 15.35 WIB, dan berkat kerja sama yang solid, berjalan lancar,” tambah Rio.

Rio menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap keberadaan buaya yang masih berkeliaran.

“Kami mengimbau warga agar segera melaporkan jika melihat buaya di laut atau perairan sekitar. Tim kami akan segera menindaklanjuti demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Ia juga memastikan upaya pencarian akan terus dilakukan hingga seluruh buaya berhasil dievakuasi.

“Kami berkomitmen untuk memastikan keamanan lingkungan sekaligus menjaga kelestarian satwa liar,” ungkapnya.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata pentingnya kerja sama lintas instansi. Tim Terpadu terdiri dari berbagai pihak, termasuk TNI AL, BKSDA, Polri, dan komunitas nelayan, yang bersatu untuk menangani situasi ini secara cepat dan tepat.

“Kolaborasi yang solid menjadi kunci dari keberhasilan kegiatan ini. Kami akan terus berupaya maksimal untuk menyelesaikan proses evakuasi dengan aman,” pungkas Rio.

Dengan hanya tersisa empat ekor buaya yang belum tertangkap, masyarakat diharapkan tetap waspada sembari memberikan dukungan kepada tim yang bekerja di lapangan.

Ini merupakan langkah penting untuk menciptakan harmoni antara keselamatan manusia dan konservasi satwa liar di Batam.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru