Ini Strategi BP Batam Hadapi Tarif Impor Donald Trump

Sabtu, 5 April 2025 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu perusahaan di kota Batam impor. Foto:Dok/BP Batam

Salah satu perusahaan di kota Batam impor. Foto:Dok/BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM-Presiden Amerika Serikat Donald Trump menetapkan kebijakan tarif timbal balik sebesar 32 persen barang impor-ekspor, yang berpotensi memengaruhi neraca perdagangan Indonesia, khususnya Kota Batam, Kepulauan Riau.

Kebijakan ini tentu saja menjadi tantangan besar bagi Badan Pengusahaan (BP) Batam  yang mengandalkan pasar AS sebagai salah satu tujuan ekspor utama.

Namun, BP Batam menunjukkan ketangguhannya dengan merancang berbagai langkah strategis untuk tetap mempertahankan daya saing Batam di pasar global.

Fary Djemy Francis, Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, menjelaskan bahwa meski tarif baru AS akan mengurangi daya tarik pasar Amerika, Batam tetap memiliki peluang besar untuk bertahan.

“Kami akan terus mengoptimalkan status Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ), memperkuat sektor industri bernilai tambah, dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam diplomasi perdagangan internasional,” katanya dikutip dalam keterangannya, Sabtu (5/4/2025).

Lebih lanjut, BP Batam berencana untuk memperkuat ekosistem industri digital dan data center yang berkembang pesat di kota ini.

Sejumlah perusahaan besar asal AS sudah berinvestasi di sektor ini, memberikan Batam keunggulan kompetitif yang sulit ditandingi oleh kawasan lain.

Dalam menghadapi situasi ini, BP Batam tidak hanya mengandalkan kebijakan internal, tetapi juga memperkuat kerja sama dengan sektor swasta untuk menjaga kelancaran rantai pasokan internasional.

“Dengan memaksimalkan potensi Batam, kami yakin barang-barang dari Indonesia tetap kompetitif meskipun ada tarif yang diterapkan oleh AS,” sebut Fary.

Meski tantangan besar menghadang, BP Batam tetap optimistis. Mereka yakin strategi yang diterapkan akan membawa Batam bertahan dan terus berkembang, bahkan di tengah kebijakan perdagangan internasional yang tidak pasti.

Sebagai kota yang terus berkembang dan menjadi pusat data center, Batam tetap menjadi pilihan utama bagi para investor, terutama yang berasal dari Amerika Serikat.

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Bursa Efek Indonesia Kepri Sorot Peluang Besar Pasar Modal: Literasi Naik, Investor Mendekati 20 Juta
BI Paparkan Ketahanan Ekonomi Kepri dan Arah Sinergi Baru di PTBI 2025
Indosat Percepat Inklusi Digital di Kepri dengan AIvolusi5G, Hadirkan Konektivitas yang Lebih Aman dan Cerdas
Obligasi Indonesia di Tengah Guncangan Pasar Global
Batam Jadi Magnet Baru UMKM, Kementerian UMKM, BP Batam, dan BRI Dorong Akses Permodalan dan Investasi
Ekonomi Kepri Triwulan III 2025 Tumbuh 7,48 Persen, Industri dan Investasi Jadi Mesin Penggerak Utama
Batam Catat Lonjakan Logistik, Peti Kemas dan Kargo Naik Tajam
BP Batam Gandeng IPB, Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dorong Investasi Modern

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 17:41 WIB

Bursa Efek Indonesia Kepri Sorot Peluang Besar Pasar Modal: Literasi Naik, Investor Mendekati 20 Juta

Selasa, 25 November 2025 - 23:50 WIB

Indosat Percepat Inklusi Digital di Kepri dengan AIvolusi5G, Hadirkan Konektivitas yang Lebih Aman dan Cerdas

Senin, 24 November 2025 - 12:17 WIB

Obligasi Indonesia di Tengah Guncangan Pasar Global

Rabu, 12 November 2025 - 19:33 WIB

Batam Jadi Magnet Baru UMKM, Kementerian UMKM, BP Batam, dan BRI Dorong Akses Permodalan dan Investasi

Jumat, 7 November 2025 - 10:25 WIB

Ekonomi Kepri Triwulan III 2025 Tumbuh 7,48 Persen, Industri dan Investasi Jadi Mesin Penggerak Utama

Berita Terbaru

OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Foto:OJK Kepri

Nasional

OJK Genjot Literasi Keuangan Digital Mahasiswa UMSU

Sabtu, 29 Nov 2025 - 11:28 WIB