Batam Catat Lonjakan Logistik, Peti Kemas dan Kargo Naik Tajam

Selasa, 4 November 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan kargo dan peti kemas di Batu Ampar. Foto:Humas BP Batam

Pelabuhan kargo dan peti kemas di Batu Ampar. Foto:Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM –Kota Batam, Kepulauan Riau menunjukkan episentrum logistik nasional bidang kepelabuhanan mencatat lonjakan dua digit — mulai dari peti kemas, general cargo, hingga kunjungan kapal barang sepanjang Januari–September 2025.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan lonjakan ini bukan kebetulan.

“Pertumbuhan dua digit di semua lini membuktikan posisi strategis Pelabuhan Batam sekaligus hasil nyata transformasi pelayanan yang terus kami dorong,” ujarnya.

Data BP Batam mencatat, volume peti kemas yang ditangani Pelabuhan Batam melonjak 18% menjadi 583.267 TEUs. Terminal Peti Kemas Batu Ampar, yang baru mengawali Tahap Komersial 2 pada September lalu, menyumbang 65% dari total volume dengan lonjakan mencolok 24%.

Amsakar menyebut, aktivitas impor menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan 27% (226.576 TEUs), selaras dengan geliat industri manufaktur Batam. Sementara ekspor tetap solid naik 19% (216.203 TEUs).

Baca juga:

Tak hanya peti kemas, sektor general cargo juga menorehkan rekor baru. Total bongkar muat sepanjang periode tersebut menembus 8,6 juta ton, naik 18% dibandingkan tahun lalu. Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Batu Ampar menjadi dua motor penggerak utama.

“Menariknya, general cargo domestik tumbuh pesat 25%, menegaskan peran Batam sebagai hub distribusi regional yang semakin vital,” tambah Amsakar.

Sementara itu, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan Benny Syahroni mengungkap, kunjungan kapal barang mencapai 22.509 call dengan total bobot 39 juta GT, masing-masing naik 6% dan 11%. Terminal Batu Ampar kembali mendominasi dengan 6.139 call dan 7,8 juta GT.

Menurut Benny, perbandingan kenaikan jumlah dan bobot kapal menunjukkan efisiensi skala ekonomi yang kini tercapai di Pelabuhan Batam.

“Pertumbuhan dua digit ini hasil kerja kolaboratif antara BP Batam, CIQP, dan seluruh pemangku kepentingan. Transformasi digital dan peningkatan layanan menjadi kunci agar Batam semakin kokoh sebagai tumpuan ekonomi nasional,” tegasnya.*

Baca juga:

 

Berita Terkait

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
BP Batam Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi ke Perusahaan Jepang
OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:47 WIB

Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik

Selasa, 8 September 2026 - 05:31 WIB

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center

Berita Terbaru