Warga Tanjunguncang Was Was Melintas Malam Hari, Lampu Jalan Tak Berfungsi

Jumat, 30 Mei 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabel lampu jalan di daerah Tanjunguncang semrawut, kondisi lampu jalan sudah lama tidak berfungsi dan sebagian kondisinya rusak, Jumat (30/5/2025).Matapedia6.com/Luci

Kabel lampu jalan di daerah Tanjunguncang semrawut, kondisi lampu jalan sudah lama tidak berfungsi dan sebagian kondisinya rusak, Jumat (30/5/2025).Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Warga Tanjunguncang mengeluhkan kondisi lampu jalan yang tidak berfungsi di sepanjang Jalan Brigjen Katamso, tepatnya dari Simpang Hyundai hingga Tanjunguncang Ujung.

Selain mati total, beberapa tiang lampu bahkan sudah rusak dan dibiarkan tanpa perbaikan.

Pantauan di lapangan menunjukkan banyak lampu jalan tidak menyala, bahkan ada tiang yang sudah tak memiliki lampu.

Warga menyebut kondisi ini sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan nyata dari pemerintah.

“Ada beberapa tiang sudah tidak memiliki lampu, hanya tinggal tiangnya saja,” ujar Hisar, warga Tanjunguncang, Jumat (30/5/2025).

Ia mengatakan kondisi jalan yang gelap gulita sangat membahayakan, terutama pada malam hari.

Jalan tersebut merupakan jalur utama yang sering dilalui kendaraan, termasuk oleh karyawan perusahaan galangan kapal di sekitar kawasan.

“Kalau malam hari jalan jadi sangat sepi, kita khawatir melintas karena rawan kecelakaan. Bisa nabrak atau ditabrak karena jarak pandang sangat terbatas,” jelasnya.

Menurut Hisar, selain kondisi gelap, di sepanjang jalan tersebut juga terdapat banyak putaran dan simpang masuk ke perumahan maupun perusahaan. Hal ini semakin memperbesar potensi kecelakaan.

“Sering kali terkecoh karena tidak bisa melihat kendaraan dari arah berlawanan,” tambahnya.

Keresahan juga dirasakan Resti, warga lainnya dimana dirinya merasa takut saat melintas di malam hari karena khawatir menjadi korban tindak kriminal.

“Jalannya sepi karena lebih banyak kawasan industri dari pada permukiman. Kalau terjadi apa-apa, siapa yang tahu,” ucap Resti.

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, minimal di titik-titik rawan dan sepi.

“Kalau belum bisa semuanya, setidaknya hidupkan lampu di area yang rawan. Supaya bisa cegah niat orang jahat,” ujarnya.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, mengatakan akan segera mengirim tim untuk melakukan pengecekan ke lapangan.

“Nanti kita cek dulu ke lapangan, kita lihat apa masalahnya,” ujar Suhar.

Namun, Suhar belum dapat memastikan apa penyebab kerusakan lampu jalan di kawasan tersebut. “Segera akan dicek oleh anggota di lapangan,” tambahnya.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:23 WIB

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Berita Terbaru