Kemenag Batam Santuni 100 Anak Yatim dan Difabel, Dorong Kepedulian Sosial Jadi Tradisi

Jumat, 4 Juli 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Batam H Budi Dermawan saat memberikan sambutan pada Jumat (4/7/2025). Foto:Ist

Kemenag Batam H Budi Dermawan saat memberikan sambutan pada Jumat (4/7/2025). Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM –Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menyalurkan santunan dan bingkisan kepada 100 anak yatim dan difabel dalam momentum peringatan Idul Yatama atau Lebaran Anak Yatim, pada Jumat (4/7/2025).

Menurut Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, H. Budi Dermawan, santunan diberikan kepada 50 anak yatim dan 50 anak berkebutuhan khusus sebagai wujud nyata pelaksanaan ajaran Islam yang menekankan pentingnya kasih sayang terhadap kelompok rentan.

“Kegiatan ini adalah bentuk nyata perintah Allah dan sunnah Rasulullah. Kita ingin menunjukkan bahwa anak-anak yatim dan difabel harus mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang layak,” ujar Budi pada wartawan, Jumat sore.

Budi juga mendorong agar semangat Idul Yatama menjadi bagian dari budaya masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.

Ia menekankan pentingnya menjadikan syariat sebagai panduan dalam membangun empati terhadap sesama.

Dana santunan berasal dari donasi internal pegawai Kemenag Batam serta dukungan mitra, termasuk lembaga zakat dan perbankan lokal.

Para anak yatim dan difabel. Foto:ist

Kegiatan ini turut melibatkan anak-anak dari RA Inklusi Darul Ilmi Batam yang menampilkan pertunjukan perkusi dan tarian sebagai bentuk ekspresi keceriaan.

Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam, Yusfa Hendri, yang hadir mewakili Wali Kota Batam, mengapresiasi langkah Kemenag. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda resmi Pemko Batam ke depan.

“Kami melihat ini sebagai bentuk perhatian konkret terhadap anak-anak yang membutuhkan. Sinergi seperti ini harus terus kita perkuat untuk menciptakan lingkungan yang inklusif,” ujar Yusfa usai acara di lokasi.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para guru, pendamping, dan pengasuh yang selama ini setia mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kita apresiasi kepada guru dan pendamping yang telah mendampingi anak-anak kebutuhan khusus,” katanya.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Ketua DPRD Batam Kamaluddin, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam, Yusfa Hendri hingga pejabat lainnya dan tamu undangan serta tokoh masyarakat.

 

Penulis:Rega|Editor:Meizon

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru