Polsek Sagulung dan Tokoh Masyarakat Sepakat Tertibkan Pesta Larut Malam

Kamis, 28 Agustus 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Sagulung bersama tokoh masyarakat Nias dalam forum ‘Ngopi Kamtibmas’ di SP Bakery, Kelurahan Tembesi, Kamis (28/8/2025). Foto:Istimewa

Polsek Sagulung bersama tokoh masyarakat Nias dalam forum ‘Ngopi Kamtibmas’ di SP Bakery, Kelurahan Tembesi, Kamis (28/8/2025). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kepolisian Sektor (Polsek) Sagulung menggandeng 22 tokoh masyarakat Nias dalam forum ‘Ngopi Kamtibmas’ di SP Bakery, Kelurahan Tembesi, Kamis (28/8/2025).

Pertemuan ini membahas keresahan warga terkait pesta malam, perkelahian, dan anak-anak yang masih berkeliaran hingga larut malam.

Baca juga:Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Wanita MiChat di Sagulung Batam

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, menegaskan setiap kegiatan pesta wajib melapor ke polsek dan memiliki penanggung jawab.

“Acara harus selesai maksimal pukul 22.00 WIB. Ini untuk mencegah keributan akibat mabuk-mabukan,” kata Iptu Husnul didampingi Kanit Reskrim Polsek Sagulung Iptu Anwar Aris dan Kanit Intelkam Polsek Sagulung Aiptu Masri bersama jajaran.

Polsek berjanji meningkatkan patroli gabungan dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Patroli gabungan akan kita tingkatkan dengan berkoordinasi instansi terkait,” ujar Iptu Husnul.

Menurut dia,  silaturahmi Polsek Sagulung dengan tokoh masyarakat akan terus berlanjut, tidak hanya bersama komunitas Nias, tetapi juga dengan suku-suku lainnya di wilayah Sagulung.

Sementara, Tokoh masyarakat Nias, Utusan Sarumaha, mengapresiasi inisiatif kepolisian dan berkomitmen mendukung aturan tersebut.

“Kami siap menyosialisasikan kesepakatan ini agar masyarakat Nias ikut menjaga ketertiban,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, warga juga menyampaikan keluhan soal kenakalan remaja hingga dini hari, serta pelanggaran lalu lintas akibat jauhnya akses putar balik.

Baca juga:Disuruh Beli Kopi, Pria Ini Malah Bawa Kabur dan Jual Motor Teman Kerja

Penulis:Zalfirega|Editor:Trio

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru