Gerakan Indonesia ASRI: Pemko Batam Kerahkan Ribuan Personel Normalisasi Drainase, Antisipasi Banjir di Simpang K-Square

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Drainase simpang Kepri Mall yang berada di K Square. Foto:Dok. Diskominfo Batam

Drainase simpang Kepri Mall yang berada di K Square. Foto:Dok. Diskominfo Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mempercepat langkah antisipasi banjir dengan menggelar aksi gotong royong massal dalam Gerakan Indonesia ASRI pada 11 Februari 2026.

Menjelang kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, turun langsung meninjau kondisi drainase di kawasan Simpang K-Square, Sabtu (7/2/2026).

Firmansyah memimpin pengecekan lapangan bersama sejumlah kepala OPD teknis untuk mengidentifikasi saluran yang tersumbat dan mengalami pendangkalan. Temuan di lapangan langsung dipetakan sebagai prioritas penanganan dalam aksi massal pekan depan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan peninjauan ini menjadi langkah awal sebelum pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI yang digelar serentak pada Rabu (11/2/2026).

“Aksi gotong royong ini menjadi bukti keseriusan Pemko Batam menindaklanjuti Gerakan Indonesia ASRI yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan tertata,” ujar Rudi.

Baca juga:Satgas Pangan Polda Kepri Perketat Pengawasan Harga dan Mutu Jelang Imlek hingga Lebaran

Ia menekankan gerakan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan aksi kolaboratif lintas sektor untuk mewujudkan Batam ASRI—Aman, Sehat, Rapi, dan Indah. Pemko Batam menyiapkan kekuatan gabungan sekitar 1.000 hingga 1.500 personel yang terdiri dari jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat.

Tim gabungan akan memfokuskan kegiatan pada normalisasi drainase primer dan sekunder di sekitar Simpang K-Square, wilayah yang kerap mengalami pendangkalan dan berpotensi memicu genangan saat hujan deras.

Melalui gerakan ini, Pemko Batam juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah ke saluran air.

“Kami mengajak seluruh warga terlibat aktif. Pembangunan Batam yang pesat harus diiringi budaya hidup bersih. Gotong royong ini bukan sekadar kegiatan sesaat, tetapi gerakan bersama demi kenyamanan dan keselamatan warga,” tegas Rudi.

Baca juga:Langgar Aturan Pasar Modal, OJK Denda PIPA dan REAL hingga Miliaran Rupiah

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Perizinan Usaha Batam: 1.182 Permohonan Masuk, 423 Telah Ditangani
Waduk Nongsa Susut, BP Batam Atur Produksi Air dan Siapkan Pasokan Alternatif
BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota
Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia
Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 19:13 WIB

Perizinan Usaha Batam: 1.182 Permohonan Masuk, 423 Telah Ditangani

Selasa, 22 September 2026 - 10:17 WIB

Waduk Nongsa Susut, BP Batam Atur Produksi Air dan Siapkan Pasokan Alternatif

Rabu, 16 September 2026 - 10:53 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:38 WIB

Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia

Berita Terbaru