Festival Imlek Picu Lompatan Infrastruktur Nagoya

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Imlek dipusatkan di Nagoya sejak 13-16 Februari. Foto:Humas BP Batam

Festival Imlek dipusatkan di Nagoya sejak 13-16 Februari. Foto:Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com BATAM — Perayaan Imlek 2577 tak berhenti pada pesta lampion dan barongsai. Di balik gemerlap Night Party Nagoya Lantern Festival di Jalan Raya Nagoya Citywalk, Sabtu (14/2/2026), BP Batam mengunci momentum percepatan Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya.

Agenda budaya ini berubah menjadi panggung strategis. Ribuan warga memadati kawasan Nagoya. Puluhan UMKM kuliner memutar roda ekonomi.

Pemerintah dan pelaku usaha berdiri dalam satu garis kepentingan: menghidupkan kembali jantung perdagangan Batam dengan wajah baru.

Anggota/Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menegaskan arah kebijakan tidak lagi sebatas pembenahan jalan. Ia mendorong transformasi menyeluruh.

Baca juga:Kelurahan Tanjung Pinggir Juara Umum MTQH XXIV Kecamatan Sekupang 2026

“Kami membangun Nagoya bukan sekadar koridor transportasi. WPP New Nagoya harus melahirkan ruang publik yang hidup, produktif, dan berdaya saing internasional,” tegas Mouris.

Pernyataan itu menandai perubahan pendekatan. Revitalisasi tidak hanya menyasar fisik, tetapi juga ekosistem ekonomi. BP Batam memadukan tiga pilar utama: konektivitas, aktivasi ruang publik, dan penguatan perdagangan.

Dari sisi infrastruktur, pemerintah akan mempercepat integrasi drainase terpadu, memperluas dan menata jalur pedestrian ramah wisatawan, serta memperbaiki kualitas tata kawasan. Langkah ini menjawab persoalan klasik Nagoya: kemacetan, genangan, dan ketidakteraturan visual kota.

Di sisi ekonomi, WPP New Nagoya memposisikan event budaya sebagai mesin penggerak. Festival, bazaar, dan atraksi kreatif dirancang bukan sekadar hiburan musiman, tetapi sebagai instrumen pengungkit daya beli dan perputaran uang di pusat kota.

Model ini mencerminkan strategi urban modern: kota tumbuh melalui kombinasi infrastruktur kuat dan ruang publik aktif. Nagoya diarahkan menjadi etalase Batam di mata wisatawan regional.

“Integrasi antara infrastruktur, event, dan UMKM akan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata dan pusat perdagangan regional,” ujar Mouris.

Optimisme serupa datang dari Owner Nagoya Citywalk, Suhendro. Ia menyatakan kesiapan sektor swasta menjadi mitra implementasi WPP. Menurutnya, kawasan dengan tata ruang tertib dan agenda event rutin akan meningkatkan daya saing komersial.

Secara analitik, sinergi ini menunjukkan pergeseran paradigma pembangunan Batam. Pemerintah tidak lagi berdiri sendiri. Swasta dan pelaku UMKM masuk sebagai simpul utama ekosistem.

Event Night Party Nagoya Lantern Festival yang berlangsung 13–16 Februari 2026 menghadirkan bazaar UMKM, festival lampion, atraksi barongsai, lion dance, hingga fashion show Imlek.

Namun lebih dari itu, festival ini menjadi simulasi kecil konsep New Nagoya: ruang publik yang ramai, ekonomi yang bergerak, dan infrastruktur yang siap menopang pertumbuhan.

Imlek membawa pesan optimisme. BP Batam menangkap momentum itu sebagai energi kolektif untuk membentuk Nagoya yang modern, inklusif, dan kompetitif di tingkat regional.

Jika konsisten dieksekusi, New Nagoya tak sekadar proyek tata kota. Ia berpotensi menjadi model integrasi budaya, ekonomi, dan infrastruktur di Batam.

Baca juga:RAT Kopkar BP Batam Menggeliat, Amsakar Dorong Transformasi Digital dan Ekspansi Usaha 

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik
Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf
Ustaz Abdil Muhadir dan Veve Zulfikar Bakal Meriahkan Tablig Akbar di Batam, Amsakar Ajak Warga Pererat Silaturahmi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Senin, 15 Juni 2026 - 13:32 WIB

Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik

Berita Terbaru