Mako Bakamla Terbesar di Indonesia Diresmikan di Batam, Amsakar: Keamanan Maritim Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 23 April 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla, didampingi Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, dan kepala BP Batam Amsakar Achmad serta jajaran saat memberikan keterangan di Gedung Mako Bakamla Raja Ali Haji, Setokok, Kamis (23/4/2026). Matapedia6.com/Luci

Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla, didampingi Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, dan kepala BP Batam Amsakar Achmad serta jajaran saat memberikan keterangan di Gedung Mako Bakamla Raja Ali Haji, Setokok, Kamis (23/4/2026). Matapedia6.com/Luci

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Pemerintah pusat melalui Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI resmi memperkuat sistem pengawasan laut nasional dengan meresmikan Markas Komando (Mako) Bakamla Zona Barat di Batam, Kamis (23/4/2026).

Peresmian ini menjadi tonggak penting, mengingat fasilitas tersebut merupakan kantor zona Bakamla terbesar di Indonesia.

Peresmian yang dipusatkan di Gedung Mako Bakamla Raja Ali Haji, Setokok, dipimpin langsung oleh Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla, serta dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, dan jajaran pemerintah daerah.

Tak hanya di Batam, Bakamla juga meresmikan dua kantor zona lainnya secara serentak, yakni Zona Tengah di Manado dan Zona Timur di Ambon.

Namun, seremoni utama dipusatkan di Batam, sementara dua wilayah lainnya mengikuti secara daring.

Baca juga: Bakamla RI Kerahkan Kapal Patroli, 92,2 Ton Bantuan Kemanusiaan Tiba di Aceh

Acara diawali dengan penandatanganan prasasti, dilanjutkan dengan prosesi peresmian melalui penekanan tombol sirine oleh Kepala Bakamla RI bersama para pejabat yang hadir.

Mako Bakamla Zona Barat berdiri di atas lahan seluas sekitar 168.945 meter persegi. Kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas utama, seperti dermaga, Gedung Mako Raja Ali Haji, Kantor Syahbandar, Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal), gedung serbaguna, klinik, rumah ibadah, hingga hunian dinas dan rumah susun.

Pembangunan kawasan ini berlangsung selama tiga tahun sejak 2023 dan dilakukan dalam tiga tahap menggunakan dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) dengan total anggaran mencapai Rp533 miliar.

Kepala Bakamla RI, Irvansyah, menegaskan bahwa pembangunan tiga zona Bakamla merupakan langkah strategis negara dalam memperkuat keamanan dan penegakan hukum di perairan Indonesia.

“Ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut Indonesia, dari barat hingga timur,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan Zona Barat di Batam diharapkan menjadi pusat layanan keamanan laut yang mudah diakses masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha pelayaran, termasuk dalam menjaga perairan Natuna dan sekitarnya.

Baca juga: Bakamla Zona Barat Kirim 70 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sumatra

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mako Bakamla di wilayahnya.

Menurutnya, Batam yang berada di jalur strategis Selat Malaka dan Selat Singapura memiliki tingkat kerawanan yang tinggi, sehingga membutuhkan sistem pengawasan laut yang kuat dan modern.

“Keberadaan Mako ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi mencerminkan kesiapan negara dalam menjaga wilayah perbatasan dan jalur pelayaran internasional,” kata Amsakar.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam siap bersinergi dengan Bakamla untuk menjaga stabilitas wilayah.

Amsakar juga menyoroti pentingnya keamanan maritim sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga: Bakamla RI dan Coast Guard Malaysia-Singapura Evakuasi 30 ABK Korban Kapal Tenggelam di Perairan Kepri

“Keamanan laut yang terjaga akan berdampak langsung pada kelancaran investasi dan aktivitas masyarakat, termasuk nelayan,” ujarnya.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74
Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi
Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka
Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa
Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung
Jalan Gajah Mada Batam Ditargetkan Dibuka 1 November, BP Batam Tuntaskan Perbaikan
Hari Bakti ke-55 BP Batam: Amsakar Raih Penghargaan, Investasi Naik 62,75 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung

Berita Terbaru

Ketua IKTD Batam H Arlon Versito dn Ketua IKTD Tanjungpinang bersama Kapolda Kepri, Jumat (30/10/2026). Foto:Humas Polda Kepri

News

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:01 WIB