MATAPEDIA6.com, BATAM – Pemerintah Kota Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,1 miliar untuk program beasiswa perguruan tinggi tahun ajaran 2025/2026.
Program ini ditujukan bagi lulusan SMA, SMK, dan MA di Kota Batam, dengan total 477 siswa yang akan diseleksi.
Program beasiswa ini menyasar beberapa kategori, yakni siswa berprestasi, siswa dari keluarga kurang mampu, serta siswa wilayah hinterland.
Khusus untuk jalur prestasi, beasiswa diberikan kepada siswa yang berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur seleksi nasional seperti SBMPTN maupun SNBP.
Kepala Bagian Kerja Sama Setdako Batam, Jhon Hendri, menjelaskan program ini merupakan bagian dari prioritas pemerintah daerah dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Batam.
Baca juga: Pemko Batam Perkuat Pertahanan Siber Lewat Forum Freedom250 Tech Talk
“Beasiswa ini tidak hanya untuk siswa berprestasi, tetapi juga bagi mereka yang kurang mampu melalui jalur SMPD, serta siswa hinterland melalui kerja sama dengan berbagai pihak,” ujarnya dalam kegiatan sosialisasi program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam di Hotel Vista, Senin (18/5/2026).
Program ini memiliki dasar hukum yang kuat, di antaranya Peraturan Wali Kota Batam Nomor 6 Tahun 2026 tentang tata cara pemberian beasiswa berprestasi dan tidak mampu, serta Peraturan Wali Kota Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur beasiswa bagi siswa hinterland.
Selain itu, terdapat pula keputusan Wali Kota yang mengatur daftar perguruan tinggi, program studi, serta besaran bantuan pendidikan yang diberikan.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa beasiswa ini diberikan kepada siswa berprestasi asal Batam yang diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia.
Di antaranya adalah: Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran
Selain itu, Pemko Batam juga memperluas cakupan dengan menambahkan dua perguruan tinggi lainnya, yakni Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang dan Politeknik Negeri Batam, sehingga total kini menjadi sembilan kampus mitra.
Baca juga: Amsakar-Li Claudia Paparkan Capaian Setahun Pimpin Batam, Sampah dan Air Bersih Masih Jadi PR
“Tahun ini kita tambah dua universitas, jadi totalnya ada sembilan universitas. Kami ingin anak-anak Batam tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan,” kata Amsakar.
Program ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus berprestasi sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Selain itu, kehadiran beasiswa ini juga membuka peluang lebih luas bagi siswa Batam, termasuk dari wilayah hinterland, untuk meraih pendidikan tinggi di kampus-kampus terbaik di Indonesia.
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

















