Polisi Gagalkan Pengiriman Satu Calon PMI Non Prosedural

Rabu, 31 Januari 2024 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku pengiriman CPMI Non Prosedural yang diamankan oleh Polsek KKP, Kota Batam. Matapedia6.com/ Dok Polsek KKP

Pelaku pengiriman CPMI Non Prosedural yang diamankan oleh Polsek KKP, Kota Batam. Matapedia6.com/ Dok Polsek KKP

MATAPEDIA6.com, BATAM – Polsek Keamanan Kawasan Pelabuhan (KKP) gagalkan keberangkatan satu calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural di Pelabuhan Internasional Batam Center, Kota Batam, Selasa (30/1/2024) lalu.

Selain menggagalkan CPMI non prosedural, Polisi juga menangkap seorang perempuan berinisial S Alias E (31) yang diduga berperan sebagai pengurus keberangkatan CPMI tersebut.

Kanit Reskrim Polsek KKP Iptu Noval Adimas mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari tim mendapatkan informasi dari pihak BP3MI bahwa ada perempuan WNI yang dicurigai sebagai CPMI Non Prosedural yang berada di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center.

“Berdasarkan informasi anggota Polsek KKP, langsung melakukan pengecekan kelapangan,” kata Noval.

Noval mengatakan dari hasil pengecekan di lapangan diketahui ada satu perempuan yang terlihat kebingungan.

Noval menjelaskan setelah dilakukan interogasi Ed mengaku benar akan berangkat ke Negara Singapura untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga dengan digaji sebesar 700 Dollar singapura per bulan

Dia menjelaskan dari pengakuan Ed dimana dirinya dihubungi E dengan menjanjikan sebuah pekerjaan.

“Tersangka memerintahkan korban untuk datang ke Batam dengan alamat di Perum Kopkar PLN P3 Batam Centre, dan setibanya korban di Kota Batam, korban diinapkan selama 5 hari di kos-kosan yang sudah di sediakan oleh tersangka,” kata Noval.

Dan biaya penginapan selama di Batam sebelum di kirim ke Singapura, ditanggung oleh calon majikan.

“Biaya penginapan perhari Rp 150 ribu, nantinya akan dipotong setelah korban bekerja,” kata Noval.

Sementara untuk kasus tersebut Polsek KKP Batam, masih melakukan pengembangan, satu orang tersangka sudah diamankan, sementara korban diserahkan ke BP2MI untuk diberikan pembinaan sebelum dipulangkan ke kampung halamannya.

Atas kasus tersebut polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 paspor, 1 Boarding Pass kapal Sindo Ferry, 1 KTP, 1 kartu permite work, 1 UNIT Handphone merk Samsung warna putih, 3 lembar uang pecahan Rp 50 ribu dan 1 bundle dokumen IPA (In-Principle Aproval).

Penulis: Luci |Editor: Redaksi

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji
Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru