MATAPEDIA6.com, BATAM — Keselamatan di jalan raya tidak cukup dijaga dengan aturan dan penindakan. Kesadaran setiap pengendara untuk mematuhi aturan menjadi kunci menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Hal itu diungkapkan Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin saat memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 di Lapangan Engku Putri, Kota Batam, Rabu (23/9/2026).
Di hadapan masyarakat, komunitas ojek online, komunitas otomotif, dan pelajar, Asep mengajak seluruh pengguna jalan membangun budaya tertib berlalu lintas yang berangkat dari kesadaran diri sendiri.
“Jangan tertib karena takut ditilang, tetapi tertib karena sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan kita bersama,” tegas Asep.
Kapolda mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perlengkapan keselamatan, termasuk menggunakan helm saat berkendara.
Pengendara juga perlu memastikan kendaraannya dalam kondisi baik, mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, serta menghindari penggunaan telepon seluler ketika mengemudi.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi perhatian setiap pengendara, bahkan ketika menempuh perjalanan dekat.
“Kecelakaan tidak mengenal jarak. Karena itu, jangan pernah mengabaikan keselamatan meskipun hanya berkendara dalam jarak dekat,” ujarnya.
Selain membangun kesadaran pengendara, Polda Kepri juga terus melakukan pencegahan terhadap aksi kebut-kebutan dan balap liar melalui patroli serta pengamanan dengan pola dinamis.
Baca juga:Kapolda Kepri Minta Bhabinkamtibmas Deteksi Dini Konflik dan Jaga Keamanan Investasi
Asep mengajak masyarakat dan komunitas otomotif ikut mengambil peran dalam mencegah perilaku berkendara yang membahayakan pengguna jalan lainnya.
Ia mendorong komunitas menjadi pelopor keselamatan dengan saling mengingatkan dan memberikan contoh berkendara yang baik.
Kapolda juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga fasilitas umum yang dibangun pemerintah guna mendukung kenyamanan dan keselamatan bersama. Ia meminta warga tidak melakukan perusakan maupun pencurian terhadap fasilitas tersebut.
Ia menegaskan, kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Dukungan serta partisipasi masyarakat dibutuhkan agar upaya tersebut berjalan berkelanjutan.
Dalam peringatan yang mengusung tema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri” itu, Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Gathut Bowo Supriyono mengatakan Hari Lalu Lintas Bhayangkara bukan sekadar agenda seremonial.
Momentum ini menjadi kesempatan bagi jajaran Polisi Lalu Lintas untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
“Presisi bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana kita bekerja secara tepat, memberikan pelayanan dengan tepat, mengambil keputusan dengan tepat, memberikan perlindungan dengan tepat, serta melaksanakan penegakan hukum secara profesional dan berkeadilan,” ujarnya.
Polda Kepri menggelar syukuran bersama ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Asep menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, TNI, komunitas, pengemudi ojek online, pelajar, dunia usaha, media, dan seluruh masyarakat yang selama ini mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan serta keselamatan lalu lintas di Kepulauan Riau.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial kepada pengemudi ojek online, pemotongan tumpeng oleh Kapolda Kepri, kuis, hiburan, dan makan bersama.
Melalui peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polda Kepri mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai budaya dalam setiap aktivitas berlalu lintas demi mewujudkan kondisi jalan yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan di Kepulauan Riau.
Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.
Masyarakat juga dapat menghubungi Layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam dan gratis untuk memperoleh bantuan maupun menyampaikan pengaduan.
Baca juga:Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Pendidikan SD hingga SMA Gratis
Editor:Zalfirega











