Polresta Barelang Tetapkan Dua Tersangka Baru dalam Kasus Setokok

Selasa, 29 September 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Tri Poerbowo. Foto:Istimewa

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Tri Poerbowo. Foto:Istimewa

63 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Penyidikan perkara Setokok masih berjalan. Polresta Barelang telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara terkait senjata tajam, sementara penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Tri Poerbowo, mengatakan penyidik menetapkan Z (30) dan R (32) sebagai tersangka beberapa hari sebelumnya. Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap peran masing-masing dalam perkara tersebut.

“Kami mempunyai SOP, kami tidak bisa dengan gampang mentersangkakan seseorang tanpa cukup alat bukti. Kami meminta waktu untuk melakukan penyelidikan lebih dalam lagi dan mencukupi alat bukti yang ada. Apabila alat bukti tercukupi dan terpenuhi, kami akan menambah tersangka kembali,” kata Agung saat memberikan keterangan kepada wartawan di samping Gedung Satreskrim Polresta Barelang, Selasa (29/9/2026).

Selain menetapkan dua tersangka, penyidik juga menemukan 32 tombak di lokasi kejadian. Polisi masih mendalami temuan tersebut, termasuk kaitannya dengan perkara yang sedang ditangani.

Penyidik juga menemukan dua pucuk senjata angin. Polisi masih menelusuri kepemilikan serta pihak-pihak yang berkaitan dengan senjata tersebut.

Baca juga:Polda Kepri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Kekerasan dalam Bentrokan di Setokok

Agung menegaskan penyidik tidak ingin terburu-buru menetapkan tersangka baru. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk memastikan peran setiap pihak dalam perkara Setokok.

Dalam kesempatan yang sama, Agung menjelaskan perkembangan laporan polisi terkait dugaan perusakan mobil yang dibuat pada 11 September 2026 dengan Agus Agustinus sebagai pelapor.

Menurut Agung, perkara tersebut telah melalui proses perdamaian antara pemilik kendaraan dan pihak terkait. Pemilik kendaraan juga telah menerima ganti rugi serta menyampaikan bahwa dirinya tidak memberikan kuasa kepada pelapor untuk membuat laporan tersebut.

Atas kondisi tersebut, pemilik kendaraan berharap perkara dihentikan. Penyidik kemudian menghentikan penanganan laporan setelah mempertimbangkan proses perdamaian dan tahapan yang telah dilakukan.

Polresta Barelang juga menyatakan terbuka terhadap pengawasan masyarakat selama proses penyidikan perkara Setokok berlangsung.

Agung mengatakan pihaknya sebelumnya telah menerima audiensi dari sejumlah aliansi dan perwakilan dari kedua kelompok untuk menjelaskan status serta perkembangan perkara.

“Kami sangat transparan dan terbuka untuk perkara ini. Silakan rekan-rekan mengawal perkara ini, tidak masalah. Kami akan transparan dan kami akan terbuka untuk perkara ini,” ujarnya.

Polisi meminta masyarakat tidak menarik kesimpulan sebelum seluruh proses penyidikan selesai. Penyidik masih mendalami keterangan saksi, memeriksa barang bukti, serta mencukupi alat bukti yang diperlukan untuk menentukan perkembangan perkara selanjutnya.

Polresta Barelang memastikan penanganan perkara dilakukan berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, prosedur penyidikan, dan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga:Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

145 TKA Diperiksa Imigrasi di KEK Tanjung Sauh, 1.800 Pekerja Lokal Tercatat
Pertamina dan Kodam I/Bukit Barisan Perkuat Koordinasi Distribusi Energi di Sumatera Utara
Kabut Asap Masih Terlihat di Batam
Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman 11,3 Kg Bubuk Emas ke Singapura, Nilainya Rp 29,23 Miliar
AMSI Kepri Apresiasi Amsakar, BP Batam Perkuat Sinergi dengan Media
Beasiswa Penuh untuk 180 Pelajar, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Pendaftaran 2027/2028
Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik
Ngaji Kebangsaan, Kapolri Tekankan Sinergi Ulama dan Polri Jaga Persatuan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:54 WIB

Polresta Barelang Tetapkan Dua Tersangka Baru dalam Kasus Setokok

Selasa, 29 September 2026 - 14:47 WIB

145 TKA Diperiksa Imigrasi di KEK Tanjung Sauh, 1.800 Pekerja Lokal Tercatat

Selasa, 29 September 2026 - 11:51 WIB

Pertamina dan Kodam I/Bukit Barisan Perkuat Koordinasi Distribusi Energi di Sumatera Utara

Senin, 28 September 2026 - 17:31 WIB

Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman 11,3 Kg Bubuk Emas ke Singapura, Nilainya Rp 29,23 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

AMSI Kepri Apresiasi Amsakar, BP Batam Perkuat Sinergi dengan Media

Berita Terbaru