BP Batam Kebut Pipa Duriangkang ke Nongsa, Aliran Air Dipulihkan Bertahap

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano. Foto:Ist

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano. Foto:Ist

68 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM —Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memperkuat langkah mitigasi untuk menjaga pelayanan air bersih bagi warga Nongsa dan sejumlah wilayah sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano mengatakan kondisi sumber air baku Nongsa mendorong pihaknya memperkuat sistem suplai. Salah satunya melalui interkoneksi pipa dari IPA Duriangkang serta penyesuaian distribusi air.

Langkah tersebut bertujuan menjaga ketersediaan air bagi masyarakat di tengah rendahnya curah hujan yang turut menekan pasokan air baku.

“Memang kondisi sumber air baku Nongsa saat ini perlu kita sikapi bersama. Kondisi cuaca dan curah hujan yang relatif rendah turut memengaruhi ketersediaan air baku. Karena itu, pekerjaan interkoneksi ini kami lakukan untuk mengejar kebutuhan pelayanan bagi warga dan pengaturan suplai perlu dilakukan agar sumber air yang tersedia dapat dikelola secara optimal,” kata Denny, Senin (5/10/2026).

BP Batam kini mempercepat pembangunan interkoneksi pipa berdiameter 250 milimeter sepanjang 30 meter di Jalan Hang Lekiu, Sambau. Denny menargetkan pekerjaan tersebut rampung pada Senin malam, 5 Oktober 2026.

Setelah interkoneksi tersambung, BP Batam memperkirakan aliran air ke rumah warga kembali normal secara bertahap mulai Selasa malam.

Selama pekerjaan berlangsung, BP Batam menyiagakan armada tangki air di depan Polda Kepri melalui hidran pemadam. Polsek Nongsa dan Tim SPAM turut mengawal proses distribusi air kepada masyarakat.

“Khusus wilayah Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Nongsa dan sekitarnya, sedang disiapkan dukungan suplai dari IPAM Duriangkang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi sumber air baku Nongsa saat ini,” ujar Denny.

Baca juga:BEI Buka IDSS, Investor Kini Bisa Cari Cuan dari Pergerakan Harga Saham Turun

BP Batam berharap interkoneksi tersebut dapat memperkuat sistem suplai setelah kondisi jaringan kembali stabil. Dengan begitu, aliran air ke Nongsa dan wilayah sekitarnya dapat kembali membaik.

Kondisi sumber air baku Nongsa juga mendapat tekanan dari faktor cuaca. Pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga awal Oktober 2026 menunjukkan fenomena El Niño masih berada pada kategori sangat kuat.

BMKG mencatat Southern Oscillation Index (SOI) berada di angka -20,4, sementara indeks Niño 3.4 mencapai +3,44 pada Dasarian I Oktober.

BMKG menyebut kondisi tersebut cenderung menghambat pembentukan awan hujan secara luas di Indonesia.

Di Batam, Waduk Nongsa menjadi salah satu sumber air yang paling terdampak minimnya curah hujan selama musim kemarau hingga Dasarian I Oktober 2026.

“Memang kondisi sekarang ini terjadi tidak hanya di Batam, melainkan juga di sebagian besar wilayah Indonesia, ada gejala El Niño yang sangat kuat sehingga mengakibatkan banyak kekeringan meteorologis,” jelas Denny.

Selain faktor cuaca, Denny menyoroti aktivitas perambahan dan penambangan pasir di kawasan tangkapan air. Menurut dia, aktivitas tersebut dapat mengurangi kemampuan lahan menyerap air sehingga memengaruhi jumlah air yang tersimpan dan mengalir menuju waduk.

BP Batam juga menyiapkan penyesuaian distribusi untuk menjaga keseimbangan sistem pelayanan air secara menyeluruh.

Denny mengatakan PT Air Batam Hilir bersama BU SPAM BP Batam akan mengatur kembali suplai dengan mempertimbangkan kondisi sumber air baku Nongsa.

“PT Air Batam Hilir bersama BU SPAM BP Batam akan melakukan penyesuaian pengaturan suplai air untuk menjaga pelayanan dengan mempertimbangkan kondisi sumber air baku di Nongsa,” terang Denny.

Penyesuaian tersebut berpotensi memengaruhi tekanan dan waktu aliran air di sejumlah wilayah, terutama pada jam pemakaian puncak.

Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Batam Center, Panorama Regency, Buana Vista, Prasetya, Renggali, Bintang Raya, Bida 3, The Hill, Paragon, Bukit Palem, Pemko Sekawan, Taman Raya, BSI dan sekitarnya.

Penyesuaian juga berpotensi berdampak pada kawasan Batu Aji–Sagulung, Sei Lekop dan wilayah sekitarnya.

“Penyesuaian ini merupakan langkah mitigasi untuk menjaga keseimbangan sistem secara keseluruhan. Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sumber air baku maupun distribusi di lapangan sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan,” ujar Denny.

BP Batam mengimbau masyarakat yang masih mendapat pasokan air untuk menggunakan air secara bijak. Warga juga diminta menghindari pemakaian berlebihan, mengatur penggunaan air di luar jam puncak, serta menyiapkan cadangan secukupnya.

“Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama pelanggan. Bersama, kita gunakan air secara bijak,” kata Denny.

Masyarakat juga dapat memperoleh informasi terbaru maupun menyampaikan keluhan melalui saluran resmi layanan pelanggan Air Batam Hilir.

BP Batam berharap penguatan suplai dari IPA Duriangkang dan penyesuaian distribusi dapat menjaga keseimbangan sistem sekaligus memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan bagi masyarakat Kota Batam.

 

Baca juga:Polri Mutasi 88 Pati-Pamen, 19 Kapolda dan PJU Mabes Berganti

Editor:Redaksi

 

Berita Terkait

Pancasila Jadi Perekat Batam yang Heterogen, Amsakar: Kemajuan Kota Bertumpu pada Kebersamaan
PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center
Konektivitas Batam Naik Kelas, Peluang Investasi dan Perdagangan Internasional Makin Terbuka
Amsakar Paparkan Investasi Hampir Rp40 Triliun dan 15 Program Prioritas
Perizinan Usaha Batam: 1.182 Permohonan Masuk, 423 Telah Ditangani
Waduk Nongsa Susut, BP Batam Atur Produksi Air dan Siapkan Pasokan Alternatif
BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:16 WIB

BP Batam Kebut Pipa Duriangkang ke Nongsa, Aliran Air Dipulihkan Bertahap

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Pancasila Jadi Perekat Batam yang Heterogen, Amsakar: Kemajuan Kota Bertumpu pada Kebersamaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:03 WIB

PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Konektivitas Batam Naik Kelas, Peluang Investasi dan Perdagangan Internasional Makin Terbuka

Senin, 28 September 2026 - 12:23 WIB

Amsakar Paparkan Investasi Hampir Rp40 Triliun dan 15 Program Prioritas

Berita Terbaru