Pemko Batam dan DPRD Siapkan Anggaran Makan Bergizi Gratis

Minggu, 3 November 2024 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Batam Arlon Veristo mendengarkan hal-hal yang disampaikan oleh anggota Komisi II Tanah Datar saat kunker ke Batam, Senin (6/5/2024). Matapedia6.com/ Dok DPRD

Anggota DPRD Batam Arlon Veristo mendengarkan hal-hal yang disampaikan oleh anggota Komisi II Tanah Datar saat kunker ke Batam, Senin (6/5/2024). Matapedia6.com/ Dok DPRD

MATAPEDIA6.com, BATAM– Pemerintah kota (Pemko) Batam menyatakan telah menyiapkan anggaran makan bergizi gratis. Hal ini pun dibenarkan oleh anggota DPRD Kota Batam Arlon Veristo.

“Iya benar, sedang dalam proses pembahasan,” ujar Arlon, Minggu (3/11/2024).

Namun Politisi  Nasdem itu belum mengetahui secara detail surat Kementerian Dalam Negeri yang masuk ke DPRD Batam. Menurutnya sedang dipelajari bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Batam.

Sementara Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam, Muhammad Mustofa mengatakan anggaran program Makan Siang Gratis dianggarkan dari Pendapatan Asli Daerah.

Ia menyebut jika pihaknya mendukung program makan siang gratis, daerah harus menyediakan dana pendamping sebesar 10% dari total kebutuhan anggaran, yang dalam kasus Batam mencapai Rp 650 miliar per tahun.

“Ini berarti Batam perlu mengalokasikan sekitar Rp 65 miliar, yang akan diambil dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan dari anggaran dinas lain,” ujarnya kepada wartawan beberapa hari lalu.

“Sisa dana akan diperoleh dari APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) atau Dana Alokasi Umum (DAU),” tambah dia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam Jefridin pada wartawan mengatakan bahwa anggaran program makan siang gratis sudah dibahas di APBD kota Batam. Jadi anggarannya berasal dari 2 sumber, yakni APBD dan APBN.

“Untuk petunjuk teknis seperti apa belum ada aturannya,” katanya.

Ia menilai program makan siang gratis diusulkan untuk meningkatkan perekonomian, terutama bagi UMKM. Menurutnya, program ini dapat memperluas konsumen bagi UMKM kuliner dan penyedia bahan baku, sehingga meningkatkan pendapatan mereka.

“Yang menyediakan nanti mungkin para UMKM. Tapi memang harus terjamin gizi dan kebersihannya,” katanya.

Penulis:Dhe|Editor:Meizon

Berita Terkait

Kasus PMI Ilegal ke Singapura Bergulir, Dua Terdakwa Jalani Sidang di PN Batam
Pendaftar Membludak, SMKN 1 Batam Jadi Rebutan Ribuan Calon Siswa pada SPMB 2026
Pemprov Kepri Bangun SMKN 13 Batam, Amsakar: Investasi untuk Masa Depan Generasi
Paspor Simpatik Diserbu Warga, Imigrasi Batam Layani 190 Pemohon di Akhir Pekan
Pengemudi Land Cruiser Diduga Tabrak Empat Motor dan Kios Pedagang di Pasar Tos 3000 Batam
Musik Warung Ganggu Kenyamanan Warga Dini Hari, Polsek Batu Aji Imbau Pelaku Usaha Jaga Kamtibmas
Laporan Masuk Lewat 110, Polsek Batu Aji Gerak Cepat Bantu Penanganan Dua Korban Laka di RS Graha Hermine
BP Batam Mulai Bangun Bundaran Raja Ali Marhum, Awali Penataan Wajah Kota Batam

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:50 WIB

Kasus PMI Ilegal ke Singapura Bergulir, Dua Terdakwa Jalani Sidang di PN Batam

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:55 WIB

Pemprov Kepri Bangun SMKN 13 Batam, Amsakar: Investasi untuk Masa Depan Generasi

Senin, 13 Juli 2026 - 15:49 WIB

Paspor Simpatik Diserbu Warga, Imigrasi Batam Layani 190 Pemohon di Akhir Pekan

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:57 WIB

Pengemudi Land Cruiser Diduga Tabrak Empat Motor dan Kios Pedagang di Pasar Tos 3000 Batam

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:25 WIB

Musik Warung Ganggu Kenyamanan Warga Dini Hari, Polsek Batu Aji Imbau Pelaku Usaha Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru