Aktivitas Truk Pengangkut Tanah Rusak Jalan Bagan Sei Beduk Kota Batam

Senin, 7 Oktober 2024 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan rusak parah dengan lubang setinggi 50 centimeter di jalan Bagan, Kecamatan Sei Beduk, Tanjung Piayu, Kota Batam, Senin (7/10/2024). Matapedia6.com/ Luci

Kondisi jalan rusak parah dengan lubang setinggi 50 centimeter di jalan Bagan, Kecamatan Sei Beduk, Tanjung Piayu, Kota Batam, Senin (7/10/2024). Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM -Beberapa jalan mengalami kerusakan parah mulai dari Simpang Sei Pancur hingga Kantor Camat Sei Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Pantauan pada Senin (7/10/2024) menunjukkan kondisi jalan rusak dari sisi kiri jika datang dari Simpang Pancur, sedangkan sisi kanan masih bagus. Terdapat puluhan titik jalan rusak mulai dari Simpang Sei Pancur, dengan lubang hampir setengah badan jalan.

Menurut Iwan warga setempat pemicu terjadinya diduga aktivitas truk pengangkut tanah dan genangan air akibat hujan sebagai penyebab rusaknya jalan.

“Itu aspal sudah menggunung ke pinggir jalan, sementara jalan berlubang dan kedalaman lubang nya kurang lebih 50 centimeter,” kata Iwan.

Iwan mengatakan mereka sebagai warga Bagan tidak menolak pembangunan namun mereka berharap pemerintah juga melakukan pengawasan agar pembangunan tidak  menyusahkan masyarakat. Sebelumnya jalan rusak sudah di cor dibagian jalan yang mengalami rusak tersebut.

“Jadi saat ini jalannya juga sudah bergelombang kembali,” kata Iwan.

Terpisah, Camat Sei Beduk mengaku telah berkoordinasi dengan pengembang perumahan untuk  yang ada di samping Perumahan Ricci Bagan, mengenai kondisi jalan tersebut.

“Kita sudah melakukan koordinasi dan pihak pengembang nantinya akan melakukan perbaikan, kalau saat ini pengembang belum bisa melakukan perbaikan, karena kondisi cuaca yang masih sering turun,” kata Dwiki.

Dwiki juga mengakui jalan rusak tersebut disebabkan aktivitas truk pengangkut tanah yang saat ini sedang melakukan penimbunan lahan di Bagan.

“Nanti jika cuaca bagus, pengembang akan melakukan perbaikan terhadap jalan yang rusak,” kata Dwiki.

Dwiki juga mengatakan sudah koordinasi dengan Pemko Batam untuk perbaikan jalan Bagan dan rencananya tahun 2025 akan dilakukan pengaspalan.

“Harapan kita awal tahun 2025, jalan bangan bisa di aspal kembali, dan yang jelas tahun 2025 jalan bagan akan dilakukan pengaspalan,” kata Dwiki.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru