MATAPEDIA6.com, BATAM – Dinamika internal Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menghangat setelah kabar mundurnya Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dari kursi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) mencuat ke publik.
Informasi yang beredar menyebutkan Amsakar menolak melanjutkan jabatan sebagai Ketua DPW NasDem Kepri, meski sebelumnya telah menerima Surat Keputusan (SK) penunjukan pada Agustus 2025 menggantikan Muhammad Rudi.
Sejumlah kader NasDem yang enggan disebutkan namanya menilai penolakan tersebut memiliki konsekuensi politik serius.
Bahkan, ada yang menyebut sikap itu setara dengan pengunduran diri dari partai.
“Penolakan sebagai Ketua DPW itu sama saja dengan pengunduran diri dari partai,” ujar salah satu sumber internal.
Baca juga: Konsolidasi DPW-DPD Nasdem, Amsakar: Minta Kader Harus Solid dan Akhiri Isu Pelemahan
Ia menilai, sebagai kader yang telah mendapat mandat, semestinya ada tanggung jawab moral untuk membesarkan partai, terlebih NasDem memiliki kursi legislatif di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Kepri.
“Kalau hanya ingin menjadi anggota biasa tanpa mau membesarkan partai, itu menunjukkan kurangnya komitmen,” tambahnya.
Di tengah polemik tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem bergerak cepat. Melalui Surat Keputusan Nomor Kpts/DPP-NasDem/II/2026 tertanggal 18 Februari 2026, DPP menetapkan susunan baru kepengurusan DPW NasDem Kepri periode 2026–2029.
Nama Pietra Machreza Paloh ditunjuk sebagai Ketua DPW. Sementara posisi sekretaris dipercayakan kepada Endang Dwi Socowati dan bendahara kepada Khazalik.
SK tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, bersama Sekretaris Jenderal Hermawi F. Taslim.
Menanggapi isu yang berkembang, Pietra menegaskan bahwa hingga kini Amsakar masih menjadi bagian dari NasDem dan tetap loyal kepada partai.
Baca juga: Amsakar Achmad Gantikan Muhammad Rudi Pimpin DPW NasDem Kepri
“Sampai saat ini Pak Amsakar masih tegak lurus dengan Ketua Umum Partai NasDem, Bapak Surya Paloh,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurut Pietra, keputusan Amsakar tidak melanjutkan jabatan Ketua DPW lebih disebabkan pertimbangan kesibukan sebagai Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam.
“Kita maklumi kondisi kesibukan beliau. NasDem harus tetap bergerak,” katanya.
Ia pun mempersilakan publik untuk meminta klarifikasi langsung kepada Amsakar terkait dinamika tersebut.
Penulis: Luci |Editor: Meizon



















