Amsakar Paparkan Investasi Hampir Rp40 Triliun dan 15 Program Prioritas

Senin, 28 September 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Foto:Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Foto:Diskominfo Batam

67 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM— Arus investasi terus masuk ke Batam. Di tengah geliat ekonomi tersebut, Pemerintah Kota Batam masih menghadapi pekerjaan besar untuk memastikan pertumbuhan itu ikut dirasakan masyarakat, terutama melalui lapangan kerja, penguatan UMKM, pengendalian banjir, dan pemenuhan kebutuhan air bersih.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad, mengatakan investasi menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Batam. Sejumlah negara, termasuk Singapura, Amerika Serikat, dan Australia, turut menanamkan modal di kota industri tersebut.

Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), nilai investasi Batam kini mendekati Rp30 triliun. Sementara berdasarkan perhitungan bottom-up nilainya hampir mencapai Rp40 triliun.

“Ini menunjukkan Batam menjadi salah satu penopang utama ekonomi nasional,” kata Amsakar dilansir dari laman media center, Senin (28/9/2026).

Baca juga:Video: Sekolah Terintegrasi Merah Putih Dibangun di Rempang, Siapkan SDM untuk Industri Masa Depan

Namun, Amsakar tidak hanya menyoroti angka investasi. Pemerintah Kota Batam juga menjalankan 15 program prioritas untuk memperkuat manfaat pembangunan bagi masyarakat. Dari jumlah tersebut, 13 program disebut telah terealisasi dengan baik.

Program itu antara lain pemberian seragam sekolah, peningkatan insentif atau bantuan bagi lansia secara bertahap, serta penyediaan pinjaman modal usaha tanpa bunga bagi pelaku UMKM.

Untuk memperluas akses pembiayaan, Pemko Batam menggandeng lima perbankan dalam penyaluran pinjaman modal usaha tanpa bunga. Kebijakan tersebut diarahkan agar pelaku UMKM memiliki akses modal untuk mengembangkan usaha tanpa terbebani bunga pinjaman.

Pemko Batam juga mendorong agar pertumbuhan ekonomi beriringan dengan peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

Pemerintah telah menandatangani nota kesepahaman dengan 30 perusahaan di Batam. Melalui kerja sama tersebut, perusahaan diminta menyediakan kuota minimal 20 persen bagi tenaga kerja lokal.

Kebijakan itu menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja masyarakat Batam di tengah pertumbuhan investasi.

Di sisi lain, pemerintah masih harus menyelesaikan persoalan yang langsung bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari warga, terutama banjir dan ketersediaan air bersih.

Amsakar mengatakan Pemko Batam terus mematangkan berbagai langkah untuk menghasilkan solusi jangka panjang terhadap dua persoalan tersebut.

“Kita terus berproses mematangkan solusi jangka panjang, terutama untuk isu strategis seperti penanganan banjir dan optimalisasi pasokan air bersih demi kenyamanan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Selain ekonomi dan infrastruktur, Amsakar menekankan pentingnya kesiapan aparatur pemerintahan hingga tingkat kewilayahan. Ia meminta camat, sekretaris camat, dan lurah menjaga disiplin serta kekompakan dalam menjalankan kebijakan pemerintah.

Menurutnya, keselarasan aparatur di tingkat kewilayahan menjadi bagian penting agar kebijakan pemerintah dapat berjalan efektif dan pelayanan publik tetap optimal.

Dengan investasi yang terus bergerak dan berbagai program prioritas yang berjalan, pemerintah kini menghadapi tantangan untuk memastikan pertumbuhan Batam tidak berhenti pada angka investasi.

Pembangunan juga harus menjawab kebutuhan dasar masyarakat, membuka lebih banyak kesempatan kerja, serta memperkuat ekonomi warga melalui UMKM.

Baca juga:Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

Perizinan Usaha Batam: 1.182 Permohonan Masuk, 423 Telah Ditangani
Waduk Nongsa Susut, BP Batam Atur Produksi Air dan Siapkan Pasokan Alternatif
BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota
Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia
Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 12:23 WIB

Amsakar Paparkan Investasi Hampir Rp40 Triliun dan 15 Program Prioritas

Jumat, 25 September 2026 - 19:13 WIB

Perizinan Usaha Batam: 1.182 Permohonan Masuk, 423 Telah Ditangani

Selasa, 22 September 2026 - 10:17 WIB

Waduk Nongsa Susut, BP Batam Atur Produksi Air dan Siapkan Pasokan Alternatif

Rabu, 16 September 2026 - 10:53 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Berita Terbaru