Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, Batam, menandai dimulainya langkah baru untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan industri masa depan.
Hal itu diungkapkan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dalam peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Kamis, (24/9/2026). Dalam kegiatan itu, dihadiri Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Deputi BP Batam, Forkopimda, serta Yayasan Merah Putih, kami mendorong kehadiran pendidikan berkualitas hingga ke wilayah hinterland.
Sekolah ini dirancang untuk menghadirkan lingkungan belajar yang mampu mengembangkan potensi generasi muda.
Dukungan tenaga pendidik profesional, pola pembelajaran yang adaptif, serta fasilitas berstandar internasional diharapkan dapat membentuk talenta-talenta muda dari Rempang.
Dari Rempang, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi kemajuan Batam sekaligus mengambil peran dalam pembangunan Indonesia.
Baca juga:Sekolah Terintegrasi Merah Putih Mulai Dibangun di Rempang, Target Rampung 2028
Editor:Zalfirega










