MATAPEDIA6.com, BATAM — Anggota Komisi I DPR RI, Endipat Wijaya tancap gas mendorong percepatan tumbuh kembang Koperasi Merah Putih di Kepulauan Riau.
Ia langsung menggandeng pemerintah pusat, BUMN, dan pemangku kepentingan strategis agar koperasi tak berhenti di atas kertas, tetapi bergerak sebagai mesin ekonomi rakyat.
Endipat menegaskan komitmen itu saat meresmikan sekaligus meninjau program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis koperasi di Pulau Sembur. Ia menyebut program tersebut sebagai fondasi penting kemandirian koperasi nelayan sekaligus pengungkit produktivitas ekonomi desa pesisir.
“Koperasi Merah Putih harus hadir sebagai kekuatan ekonomi nyata, bukan sekadar entitas administratif. Percepatan hanya terjadi jika pusat, daerah, BUMN, dan masyarakat bergerak bersama,” ungkap Endipat dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).
Ia menyoroti ketersediaan listrik sebagai kunci pengembangan koperasi desa, khususnya koperasi nelayan. Energi andal memungkinkan koperasi mengelola produksi es dan cold storage, menekan biaya operasional, menjaga kualitas hasil tangkapan, serta meningkatkan nilai tambah produk perikanan.
Baca juga:Ribuan Warga Tumpah Ruah, Pawai Budaya Tegaskan Batam Kota Multikultural di HJB ke-196
Peresmian PLTS koperasi itu turut dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratama Komisaris Utama PT Pertamina Mochamad Iriawan, Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi serta jajaran Direksi LPDB Koperasi.
Dari sisi pemerintah pusat, Kementerian Koperasi menilai PLTS koperasi Pulau Sembur sebagai model percontohan penguatan ekonomi hijau dan kemandirian desa.
Program ini juga menjadi bagian dari amanah Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses listrik dan memperkuat badan hukum koperasi di puluhan ribu desa terpencil hingga 2025.
Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan kolaborasi dengan Kemenkop diarahkan untuk memperkuat ekonomi desa yang bergantung pada sektor perikanan.
Dengan pasokan listrik mandiri, koperasi desa dapat mengoperasikan cold storage dan produksi es tanpa bergantung pada pihak luar.
Selain Pertamina, Kemenkop juga melibatkan Kementerian ESDM serta Kementerian PUPR guna menghadirkan solusi energi terbarukan yang berkelanjutan.
Pertamina NRE didorong menjadi pionir penyedia energi hijau yang bisa langsung dikelola koperasi desa.
Aspirasi Buruh Disampaikan di Hari Jadi Batam, Wali Kota Buka Dialog, LAM Angkat Suara
Melalui inisiatif Koperasi Merah Putih, Endipat menargetkan masyarakat pesisir dan kepulauan Kepri naik kelas—bukan sekadar penerima program, tetapi pelaku utama ekonomi yang berdaulat, mandiri, dan berkelanjutan.
Baca juga:Ratusan Kader Gerindra Kepri: Tegaskan Soliditas dan Tolak Provokasi
Editor:Zalfirega


















