APBD Batam 2026 Disahkan Rp4,29 Triliun

Kamis, 20 November 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar baju putih dan Ketua DPRD Kamaluddin dan Wakil Ketua Aweng dan Wakil Ketua Hendra Asman usai paripurna APBD 2026, Kamis (20/11/2025). Foto:Istimewa

Wali Kota Batam Amsakar baju putih dan Ketua DPRD Kamaluddin dan Wakil Ketua Aweng dan Wakil Ketua Hendra Asman usai paripurna APBD 2026, Kamis (20/11/2025). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam bersama Pemerintah Kota Batam mengesahkan APBD 2026 senilai Rp4,29 triliun dalam Rapat Paripurna di ruang sidang utama DPRD Batam, Kamis (20/11/2025).

Dalam rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin dan Wakil Ketua DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan, Wakil Ketua III DPRD Kota Batam dari Fraksi Golkar, Hendra Asman, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Amsakar membuka sambutan dengan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD serta jajaran Pemko Batam yang menuntaskan pembahasan APBD secara intensif.

Ia menegaskan bahwa masukan Badan Anggaran menjadi pondasi penting dalam penyempurnaan rancangan APBD hingga akhirnya memperoleh persetujuan.

“Proses panjang ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan APBD 2026 berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Amsakar dikutip dalam keterangannya, Kamis sore.

Baca juga: BK DPRD Batam Mulai Periksa Kasus Ketidakhadiran Hendra Asman

Badan Anggaran DPRD melalui M. Mustofa melaporkan bahwa APBD Batam awalnya dirancang sebesar Rp4,738 triliun. Namun, pengurangan dana transfer pemerintah pusat membuat pendapatan daerah disesuaikan menjadi Rp4,299 triliun.

Usai penetapan, Amsakar meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat menjalankan program. Ia menekankan pentingnya efisiensi, ketepatan, dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan anggaran.

Khusus OPD penghasil, ia mengingatkan agar strategi peningkatan pendapatan disusun lebih matang agar target penerimaan dapat tercapai.

“Setelah pengesahan ini, seluruh OPD harus bekerja lebih cepat dan tepat. Gunakan anggaran secara efektif, efisien, dan akuntabel. Untuk OPD penghasil, segera rampungkan strategi agar target pendapatan tercapai,” tegasnya.

Amsakar juga berharap DPRD terus menjalankan fungsi pengawasan agar implementasi APBD berlangsung transparan, tertib, dan sesuai ketentuan.

Rapat Paripurna kemudian ditutup dengan persetujuan bersama DPRD dan Pemerintah Kota Batam untuk menetapkan Ranperda APBD 2026 sebagai Peraturan Daerah.

Baca juga:  Pemko Batam Luncurkan Logo Resmi HJB ke-196, Wali Kota Ajak Warga Meriahkan Perayaan

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru