Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate untuk Stabilitas Ekonomi dan Dukung Pertumbuhan

Kamis, 20 Maret 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 18-19 Maret 2025. Foto:BI Kepri

Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 18-19 Maret 2025. Foto:BI Kepri

MATAPEDIA6.com, JAKARTA– Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 5,75%, dengan suku bunga Deposit Facility dan Lending Facility masing-masing sebesar 5,00% dan 6,50%.

Keputusan ini merupakan bagian dari upaya BI untuk menjaga inflasi dalam target yang diperkirakan 2,5±1% pada 2025-2026, serta stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, berupaya untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Inflasi yang terkendali dan nilai tukar Rupiah yang stabil adalah kunci bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat dan berkelanjutan,”katanya Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 18-19 Maret 2025 dikutip, Kamis (20/3/2025).

Selain itu, BI juga mengoptimalkan kebijakan makroprudensial untuk mendorong kredit di sektor-sektor prioritas yang mendukung penciptaan lapangan kerja.

“Dalam upaya ini, Bank Indonesia akan meningkatkan kapasitas sektor UMKM dan sektor perdagangan, serta mendorong digitalisasi sistem pembayaran untuk meningkatkan efisiensi transaksi,” katanya.

Bank Indonesia terus memperkuat strategi operasi moneter pro-market dengan instrumen seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Sukuk Valas, yang diharapkan dapat menarik lebih banyak aliran modal asing ke pasar keuangan domestik.

Selain itu, aliran investasi portofolio yang terus berkembang menunjukkan kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia yang tetap stabil meskipun di tengah ketidakpastian global.

“Kebijakan ini juga memperkuat ketahanan eksternal Indonesia, dengan cadangan devisa yang tetap tinggi dan surplus neraca perdagangan yang terus berlanjut. Posisi ini memberikan fleksibilitas bagi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,” ujar Perry Warjiyo menambahkan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi kebijakan antara Bank Indonesia dan Pemerintah untuk mencapai target ekonomi yang berkelanjutan.

“Program digitalisasi pembayaran, termasuk QRIS dan sistem pembayaran berbasis BI-FAST, terus didorong untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan mendukung sektor UMKM serta sektor perdagangan, terutama di sektor pariwisata,” katanya.

Dengan strategi kebijakan yang terintegrasi antara moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 4,7-5,5% pada 2025.

Bank Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung transformasi digital dan program hilirisasi pangan, serta memastikan bahwa likuiditas perbankan tetap terjaga guna mendorong pertumbuhan kredit yang stabil.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

OJK Kepri Bidik 5.000 Rekening Baru Lewat Gema Menabung, Perbankan Perluas Pasar Generasi Muda
Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen, Investasi KEK dan Data Center Jadi Mesin Utama
Kredit Perbankan Kepri Melonjak 38 Persen, OJK Minta Bank Perkuat Likuiditas dan Genjot Pembiayaan UMKM
Transformasi Telkom Mulai Berbuah, InfraNexia Raup Pendapatan Rp7,7 Triliun di Semester I 2026
Batam Jadi Etalase Teknologi Maritim Dunia, IMOX 2026 Bidik Transaksi Rp326 Miliar
Pemulihan Bisnis Seluler Dongkrak Laba Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp75,9 Triliun
Batam Dinobatkan sebagai Daerah Terbaik untuk Investasi, Transformasi Digital Jadi Magnet Baru Investor
OJK Kepri Gandeng APPI Batam Perangi Pembiayaan Ilegal, Dorong Industri Tumbuh Sehat

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:49 WIB

OJK Kepri Bidik 5.000 Rekening Baru Lewat Gema Menabung, Perbankan Perluas Pasar Generasi Muda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen, Investasi KEK dan Data Center Jadi Mesin Utama

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Kredit Perbankan Kepri Melonjak 38 Persen, OJK Minta Bank Perkuat Likuiditas dan Genjot Pembiayaan UMKM

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Transformasi Telkom Mulai Berbuah, InfraNexia Raup Pendapatan Rp7,7 Triliun di Semester I 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Batam Jadi Etalase Teknologi Maritim Dunia, IMOX 2026 Bidik Transaksi Rp326 Miliar

Berita Terbaru

Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata saat memberikan keterangan pers mengenai penangkapan MV King Sun yang membawa 1,3 ton narkoba, ditangkap diperairan Kepri, Minggu (9/8/2026). Matapedia6.com/Dok Koderal IV.

Hukum Kriminal

TNI AL Sergap MV King Sun di Tanjung Berakit, Bawa 1,3 Ton Ketamine

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:07 WIB

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano. Foto:Humas BP Batam

News

Waduk Nongsa Menyusut, BP Batam Atur Ulang Pasokan Air

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:15 WIB

Salah satu program CSR Pertamina Sumbagut. Foto:Istimewa

Medan

Pertamina Sumbagut Raih 7 Penghargaan ISRA 2026

Sabtu, 8 Agu 2026 - 22:33 WIB