Wujudkan Batam Cerdas dan Hijau, BP Batam: Stop Perusakan Jati Emas!

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Pelayanan umum Ariastuty Sirait. Foto:Ist

Deputi Bidang Pelayanan umum Ariastuty Sirait. Foto:Ist

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Seruan menjaga lingkungan menggema setelah video penebangan pohon jati emas di jalur utama menuju Bandara Hang Nadim hingga kawasan KDA Batam viral di media sosial. Jati emas disebut sebagai bagian dari warisan kota yang harus dilindungi demi masa depan Batam yang hijau dan berkelanjutan.

Rekaman berdurasi 1 menit 40 detik yang dilihat matapedia6 pada Rabu (6/5) itu memperlihatkan deretan pohon di sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan Hang Tuah telah ditebang oleh pihak tak dikenal.

Perekam video menyoroti kondisi tersebut dengan nada kecewa. Ia menunjukkan bahwa pohon-pohon yang sebelumnya tumbuh rapi kini sudah terpotong.

“Dari bandara sampai Mediterania, lampu merah KDA, semua batang jati yang habis ditanam ini ditebang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pohon-pohon tersebut bukan tanaman baru. Perlu waktu panjang dan perawatan rutin hingga bisa tumbuh sebesar itu.

“Untuk tumbuh setinggi ini butuh waktu lama. Sayang sekali, sudah ditanam, disiram tiap hari, sekarang ditebang,” tambahnya.

Baca juga:Kemenag Batam Gandeng Dinas Koperasi, Koperasi Madrasah 

Peristiwa ini memicu keprihatinan publik. Banyak yang menilai perusakan ruang hijau tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga mengancam kualitas lingkungan hidup Batam ke depan.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, memastikan pihaknya langsung merespons kejadian tersebut. Ia menduga ada oknum yang sengaja merusak tanaman.

“Iya, ada oknum yang sengaja mematahkan. Tim pertamanan sudah berada di lokasi,” katanya, Rabu (6/5/2026).

BP Batam mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga ruang hijau kota. Upaya mewujudkan Batam sebagai kota cerdas tidak hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga komitmen menjaga lingkungan.

Melindungi pohon hari ini berarti menjaga masa depan Batam esok.

Baca juga:TVRI Siarkan Piala Dunia, BP Batam Dorong Euforia hingga Dampak Ekonomi UMKM

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

 

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru