Batam Jadi Magnet Wisata Kepri, Dispar Bidik Belanja Turis USD 280 per Kunjungan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Hasan. Foto:Rega/matapedia

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Hasan. Foto:Rega/matapedia

65 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kota Batam menjadi pintu utama masuknya wisatawan ke Kepulauan Riau. Tren kunjungan wisatawan sepanjang April hingga Mei 2026 pun menunjukkan peningkatan yang cukup baik, terutama ke Batam, Bintan, dan Tanjungpinang.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Hasan, menilai posisi geografis Batam yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia masih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara.

“Batam dekat dengan Singapura dan Malaysia. Selain itu perkembangan kota ini juga sangat luar biasa sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” kata Hasan kepada wartawan di sela peresmian Migrant Center di Batam Tourism Polytechnic (BTP), Sekupang, Senin (8/6/2026) malam.

Menurut Hasan, wisatawan yang masuk melalui Batam kini tidak hanya berkunjung ke kota tersebut. Sejumlah destinasi lain di Kepri seperti Bintan, Tanjungpinang, hingga Lingga juga mulai mendapat perhatian wisatawan.

Baca juga:Sidang Kasus Pembunuhan Calon LC di PN Batam Berlanjut, Jaksa Hadirkan Enam Saksi

Ia menyebut Batam tetap berperan sebagai gerbang utama kunjungan wisatawan ke Kepri. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memperkuat konektivitas dan promosi agar pergerakan wisatawan ke berbagai daerah semakin meningkat.

Hasan mengatakan target kunjungan wisatawan ke Kepri tahun ini mencapai 2,7 juta orang. Hingga pertengahan tahun, realisasi kunjungan dinilai berada pada jalur yang positif.

Memasuki masa libur semester sekolah, Dinas Pariwisata Kepri juga memperkirakan jumlah wisatawan akan kembali meningkat. Momentum tersebut diharapkan mampu mendongkrak perputaran ekonomi di sektor pariwisata.

Selain mengejar jumlah kunjungan, Pemprov Kepri juga fokus meningkatkan nilai belanja wisatawan. Pemerintah menargetkan setiap wisatawan mengeluarkan sedikitnya 280 dolar AS selama berada di Kepri untuk kebutuhan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga produk UMKM.

“Kami ingin masyarakat merasakan dampak ekonomi secara langsung dari sektor pariwisata,” ujar Hasan.

Saat ini, Pemprov Kepri juga berupaya meningkatkan lama tinggal wisatawan yang masih berada di kisaran rata-rata 1,89 hari.

“Semakin lama wisatawan menginap, semakin besar pula potensi perputaran ekonomi yang tercipta di daerah,” tutup dia.

 

Baca juga:Komisi I DPRD Batam Terima Surat RDP Warga Kampung Belian, Tunggu Arahan Ketua DPRD

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon 

 

Berita Terkait

MaxOne Batam Bidik Pasar Weekday, Tawarkan Staycation 24 Jam Mulai Rp718 Ribu
Panbil Bidik Pasar MICE Singapura-Malaysia Lewat Tiarma Convention Center
Liburan Keluarga di HARRIS Barelang Batam Mulai Rp980 Ribu, Promo Berakhir September
45 Tahun Santika Indonesia, Hotel Santika Batam Hadirkan Promo Diskon hingga 45 Persen
Pariwisata Lingga Dipercepat Lewat Digitalisasi dan Penguatan UMKM
Wyndham Panbil Batam Masuk Daftar Hotel Premium Terbaik Batam Versi Trip.com
Kenduri Seni Melayu Batam 2026 Resmi Dibuka, Kembali Masuk Kharisma Event Nusantara
Wyndham Panbil Batam Hadirkan Garden Bar dan SA HANG Restaurant sebagai Destinasi Kuliner Baru

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:16 WIB

MaxOne Batam Bidik Pasar Weekday, Tawarkan Staycation 24 Jam Mulai Rp718 Ribu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Panbil Bidik Pasar MICE Singapura-Malaysia Lewat Tiarma Convention Center

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Liburan Keluarga di HARRIS Barelang Batam Mulai Rp980 Ribu, Promo Berakhir September

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:38 WIB

45 Tahun Santika Indonesia, Hotel Santika Batam Hadirkan Promo Diskon hingga 45 Persen

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Pariwisata Lingga Dipercepat Lewat Digitalisasi dan Penguatan UMKM

Berita Terbaru