Batu Ampar Masuki Era Baru: BP Batam Sosialisasikan Penerapan Single Port Operator

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam sosialisasikan penerapan Pelabuhan Batu Ampar Single Port Operator. Foto:Humas BP Batam

BP Batam sosialisasikan penerapan Pelabuhan Batu Ampar Single Port Operator. Foto:Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM– BP Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan bersama PT Batam Terminal Petikemas (BTP) menggelar Sosialisasi Penerapan Single Port Operator untuk Dermaga Utara Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar di AP Premier Hotel, Kamis (20/11).

Langkah ini menandai fase baru modernisasi Pelabuhan Batu Ampar. Penerapan model Single Port Operator memperkuat efisiensi logistik dan mendorong Batu Ampar bertransformasi menjadi pelabuhan berstandar internasional.

Inisiatif tersebut melanjutkan kolaborasi erat BP Batam dan BTP dalam peningkatan operasional dan pengembangan Dermaga Utara.

Penandatanganan Perjanjian Operasi dengan Batu Ampar Container Terminal (BACT) semakin memusatkan tata kelola terminal agar lebih terkoordinasi dan berorientasi pada kualitas layanan.

Baca juga:BP Batam Tekankan Kepastian Usaha dan Peran Logistik dalam Pertumbuhan Ekonomi Batam

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menegaskan bahwa transformasi ini lahir dari kajian mendalam dan kebutuhan industri global.

Batu Ampar kini menangani 84% arus peti kemas Batam dengan volume 568.000 TEUs pada 2024, yang terus meningkat seiring ekspansi industri dan perdagangan.

“Transformasi Single Port Operator kami dorong untuk membawa Batu Ampar menjadi pelabuhan modern yang lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing. Tata kelola yang selaras dan berbasis teknologi memastikan Batu Ampar siap menghadapi pertumbuhan industri dan berkembang sebagai hub logistik nasional dan internasional,” ujar Benny dalam keterangannya, Jumat (5/12/2025).

Dalam sosialisasi, BACT memaparkan penyelarasan Standard Operating Procedures (SOP) baru. Seluruh alur—mulai pra-kedatangan hingga koordinasi operasional—dirancang untuk memberikan layanan lebih cepat, akurat, dan konsisten kepada seluruh pengguna jasa.

CEO BACT, Hsin Kai Huang, menegaskan komitmen perusahaan mendukung integrasi operasional tersebut.

“BACT siap memperkuat transformasi ini dengan layanan terarah, cepat, dan berstandar internasional. Integrasi operasional bersama BTP kami jalankan agar peningkatan kualitas layanan dapat dirasakan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Direktur BTP, Capt. Basori Alwi, menutup kegiatan dengan menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak.

“Transformasi hanya berhasil bila kita melangkah bersama. BTP berkomitmen menghadirkan proses yang lebih sederhana, jelas, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa. Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya agar perubahan ini memberikan manfaat optimal bagi ekosistem pelabuhan,” katanya.

Saat ini, Dermaga Utara Batu Ampar telah memiliki fasilitas modern: panjang dermaga 1.032 meter, kapasitas tahunan 900.000 TEUs, lima quay crane, 12 rubber-tyred gantry crane, serta 10 electric terminal truck yang akan ditambah menjadi 25 unit.

Pembaruan ini mempercepat waktu sandar kapal, meningkatkan keandalan layanan, dan menekan biaya logistik.

Penerapan Single Port Operator diharapkan menjadi katalis penguatan daya saing logistik Batam. Dengan struktur operasional yang lebih efisien dan terkoordinasi, Pelabuhan Batu Ampar semakin siap menarik investasi, menggerakkan arus perdagangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam di masa depan.**

Baca juga:Kebocoran Pipa di Depan Panbil: Perbaikan Berlangsung Tanpa Menghentikan Suplai Air

Berita Terkait

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru