BEI Buka Data Pemilik Saham Besar, Investor Kini Bisa Lacak Kepemilikan Emiten

Kamis, 23 April 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bursa efek Indonesia. Foto:Istimewa

Kantor Bursa efek Indonesia. Foto:Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA— Bursa Efek Indonesia mulai membuka peta kekuatan di balik perusahaan terbuka. Bersama Kustodian Sentral Efek Indonesia, bursa resmi mempublikasikan data pemegang saham di atas 1 persen—memberi investor akses langsung untuk menelusuri siapa saja yang menguasai emiten.

Langkah ini mengubah cara membaca pasar. Investor tidak lagi bergantung pada pergerakan harga semata, tetapi bisa mengaitkannya dengan struktur kepemilikan yang selama ini tertutup bagi publik.

Kebijakan ini berjalan sebagai tindak lanjut keputusan Otoritas Jasa Keuangan yang menunjuk BEI dan KSEI sebagai penyedia resmi data kepemilikan saham perusahaan terbuka.

KSEI akan menyediakan data, sementara BEI mempublikasikannya secara berkala setiap bulan melalui situs resmi.

Pjs. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan langkah ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang memperkuat kualitas pasar.

Baca juga:Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau AFT Hang Nadim dan IT Tanjung Uban, Pastikan Distribusi Energi Andal di Barat Indonesia

“Keterbukaan data akan meningkatkan kepercayaan sekaligus memperkuat integritas perdagangan saham di Indonesia,” ujarnya dalam keterangannya dikutip, Kamis (23/4/2026).

Langkah membuka data pemilik saham signifikan juga menutup celah asimetri informasi yang kerap menjadi perhatian pelaku pasar.

“Ketika akses informasi terbuka dan setara, potensi spekulasi berbasis informasi terbatas bisa ditekan, sementara mekanisme harga bergerak lebih wajar,” sebut dia.

Secara global, keterbukaan struktur kepemilikan sudah menjadi praktik umum dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Dengan kebijakan ini, pasar modal Indonesia bergerak lebih dekat ke standar internasional yang menekankan transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan investor.

Bagi investor, data ini menjadi amunisi baru dalam analisis fundamental. Informasi kepemilikan dapat dipadukan dengan laporan keuangan, kinerja laba, arus kas, hingga prospek industri untuk membaca arah pergerakan saham secara lebih tajam.

Lebih dari itu, data pemegang saham besar sering menjadi indikator penting dalam membaca kepercayaan investor institusi terhadap suatu emiten.

“Perubahan komposisi kepemilikan dapat memberi sinyal awal sebelum harga saham bergerak signifikan di pasar,” imbuhnya.

BEI menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyelenggara perdagangan, tetapi juga sebagai motor penguatan tata kelola pasar.

Keterbukaan data tidak berhenti pada publikasi, tetapi harus mudah diakses, relevan, dan bisa dimanfaatkan langsung oleh investor.

Langkah ini sekaligus memperkuat fondasi inklusi keuangan nasional. Semakin terbuka informasi, semakin besar peluang investor ritel untuk mengambil keputusan berbasis data, bukan sekadar spekulasi.

Dengan dibukanya data pemilik saham di atas 1 persen, pasar modal Indonesia memasuki fase baru—lebih transparan, lebih terukur, dan lebih kompetitif di tengah persaingan global.

Baca juga:Rutan Batam Tegas Perang Halinar: Petugas dan Warga Binaan Satu Barisan

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

TelkomGroup Raih Tiga Penghargaan Konektivitas Digital 2026, Perkuat Jaringan hingga Wilayah 3T
MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, OJK Perkuat Transparansi dan Akses Investor Global
Dari Kesetaraan ke Dampak, Telkom Dorong Perempuan di Garis Depan Kepemimpinan
OJK Dorong Perempuan Jadi Garda Depan Anti-Fraud, Teladani Semangat Kartini
OJK Desak BNI Tuntaskan Kasus Dana Nasabah KCP Aek Nabara, Rp7 Miliar Sudah Dikembalikan
OJK–Ekraf Tancap Gas Web3: IP Indonesia Dibidik Jadi Aset Baru Bernilai Tinggi
Telkom–PGN Bangun Ekosistem Data Center Hijau, Bidik Posisi Hub Digital Regional
OJK Percepat Program 3 Juta Rumah, SLIK Dipangkas Lebih Cepat dan Lebih Fleksibel

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:16 WIB

BEI Buka Data Pemilik Saham Besar, Investor Kini Bisa Lacak Kepemilikan Emiten

Rabu, 22 April 2026 - 11:51 WIB

TelkomGroup Raih Tiga Penghargaan Konektivitas Digital 2026, Perkuat Jaringan hingga Wilayah 3T

Rabu, 22 April 2026 - 09:23 WIB

MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, OJK Perkuat Transparansi dan Akses Investor Global

Selasa, 21 April 2026 - 13:32 WIB

Dari Kesetaraan ke Dampak, Telkom Dorong Perempuan di Garis Depan Kepemimpinan

Senin, 20 April 2026 - 19:05 WIB

OJK Dorong Perempuan Jadi Garda Depan Anti-Fraud, Teladani Semangat Kartini

Berita Terbaru