Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra saat tinjau terowongan Pelita beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra saat tinjau terowongan Pelita beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

64 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengapresiasi langkah cepat kepolisian yang berhasil mengungkap kasus pencurian penutup drainase di kawasan Underpass Pelita, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Dilansir unggahan di akun Instagram pribadinya,@liclaudiachandra dikutip pada Selasa (16/6/2026) mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, jajaran BP Batam, Pemko Batam, kepolisian, hingga para pengusaha pengumpul besi.

“Kasus pencurian penutup drainase di Underpass Pelita telah meresahkan masyarakat. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran kepolisian yang bergerak cepat mengungkap dan menangkap para pelaku,” tulis Li Claudia dalam unggahan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus itu menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Batam.

Li Claudia juga mengajak para pelaku usaha pengumpul besi tua atau scrap untuk tidak membeli barang yang diduga berasal dari tindak pencurian. Ia meminta pengusaha segera melaporkan kepada aparat jika menemukan barang mencurigakan.

Baca juga:Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Peringatan 1 Muharam, Ribuan Jemaah Larut dalam Suasana Khidmat

“Kami mengajak seluruh pengusaha pengumpul besi untuk tidak membeli barang atau besi yang diduga berasal dari hasil pencurian. Jika menemukan barang yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa fasilitas umum dibangun untuk kepentingan masyarakat luas sehingga perlu dijaga bersama. Menurutnya, tindakan vandalisme maupun pencurian fasilitas publik tidak boleh lagi terjadi karena merugikan masyarakat.

“Fasilitas umum dibangun untuk kepentingan masyarakat. Menjaga dan merawatnya adalah tanggung jawab bersama, bukan merusaknya demi kepentingan pribadi,” tulisnya.

Li Claudia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan Batam yang aman, nyaman, dan kondusif.

Baca juga:Besi Penutup Drainase Terowongan Pelita Raib, BP Batam Ajak Warga Ikut Mengawasi

==

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru