Besi Penutup Drainase Terowongan Pelita Raib, BP Batam Ajak Warga Ikut Mengawasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot lokasi terowongan Pelita yang diduga dirusak dan besi dicuri. Foto: Sc/LiClaudia

Screenshot lokasi terowongan Pelita yang diduga dirusak dan besi dicuri. Foto: Sc/LiClaudia

65 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM-Upaya perbaikan dan penataan kawasan Terowongan Pelita di Batam menghadapi kendala. Sejumlah fasilitas yang baru dipasang dilaporkan dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengaku prihatin setelah turun langsung meninjau lokasi pada Sabtu (13/6) malam. Dalam peninjauan tersebut, ia menemukan penutup drainase yang sebelumnya dipasang untuk mendukung penataan kawasan justru dirusak dan besinya diduga diambil oleh pelaku.

Menurut Li Claudia, tindakan tersebut tidak hanya merugikan pemerintah yang tengah melakukan pembangunan, tetapi juga berdampak langsung kepada masyarakat yang memanfaatkan fasilitas umum tersebut.

“Kami bekerja siang dan malam untuk membangun, memperbaiki, dan menghadirkan fasilitas yang lebih baik bagi Kota Batam. Namun semua itu tentu membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama agar hasil pembangunan dapat terus dirasakan,” ujar Li Claudia, dikutip dari akun Instagram resminya @liclaudiachandra, Minggu (14/6/2026).

Baca juga:Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk

Li Claudia mengatakan BP Batam saat ini tengah melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pelaku perusakan. Ia menegaskan pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, ia mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun. Menurutnya, keterlibatan warga sangat penting untuk mencegah aksi vandalisme maupun pencurian aset publik terulang kembali.

“Mari kita jaga bersama fasilitas umum yang telah dibangun. Kota ini milik kita bersama, dan merawatnya adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada aparat penegak hukum atau BP Batam apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun tindakan perusakan fasilitas umum di lingkungan sekitar.

Baca juga:Video: PLN Batam Tambah 3 SPKLU Ultra Fast Charging, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

==

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:23 WIB

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terbaru