MATAPEDIA6.com, BATAM— Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, memimpin langsung management walkthrough (MWT) ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Hang Nadim Batam dan Integrated Terminal (IT) Tanjung Uban, Rabu (22/4/2026).
Ia datang bersama Dewan Komisaris dan komite, lalu disambut Executive General Manager Regional Sumbagut, Sunardi, beserta jajaran manajemen di masing-masing lokasi.
Rombongan meninjau fasilitas, mengecek kesiapan operasional, dan menguji langsung keandalan distribusi energi—mulai dari BBM, LPG, hingga avtur—di wilayah strategis Indonesia bagian barat.
Di AFT Hang Nadim, Sabar Yudo menegaskan peran vital terminal aviasi sebagai tulang punggung pasokan bahan bakar penerbangan. Ia menilai posisi Bandara Internasional Hang Nadim yang berada di jalur internasional dan dekat Singapura harus dimanfaatkan maksimal, tidak sekadar sebagai titik suplai, tetapi juga sebagai penggerak konektivitas dan ekonomi kawasan.
Selanjutnya di IT Tanjung Uban, ia menyoroti fungsi terminal sebagai simpul logistik energi di Kepulauan Riau. Terminal ini tidak hanya menyalurkan BBM dan LPG, tetapi juga berperan sebagai buffer stock untuk menjaga ketahanan energi di wilayah kepulauan yang rentan gangguan distribusi.
Baca juga:Rutan Batam Tegas Perang Halinar: Petugas dan Warga Binaan Satu Barisan
Ia menekankan pentingnya pengelolaan stok yang presisi, kesiapan infrastruktur, serta keandalan fasilitas seperti tangki timbun dan jetty guna menutup celah gangguan distribusi.
“Wilayah barat Indonesia memiliki kompleksitas tinggi. Karena itu, AFT Hang Nadim dan IT Tanjung Uban harus memastikan pasokan energi tetap aman dalam berbagai kondisi, dengan dukungan infrastruktur kuat dan koordinasi solid,” tegas Sabar Yudo.
Dewan Komisaris Wanti Waranei F. Mamahit menyoroti faktor sumber daya manusia sebagai kunci utama. Ia menegaskan keandalan operasional tidak hanya bertumpu pada fasilitas, tetapi juga pada kualitas dan disiplin Perwira di lapangan.
“Kompetensi, kepatuhan terhadap prosedur, dan budaya HSSE harus dijaga ketat agar setiap proses berjalan aman dan optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Sunardi memastikan pihaknya terus memperkuat sistem distribusi melalui pengelolaan stok yang adaptif, kesiapan sarana, serta koordinasi lintas fungsi dan pemangku kepentingan.
“Kami menjaga distribusi energi tetap optimal dan andal. Kunjungan ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan layanan kepada masyarakat,” kata Sunardi.
Manajemen juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar di lapangan.
Menutup kunjungan, Sabar Yudo mengapresiasi kinerja seluruh Perwira di dua terminal tersebut. Ia meminta seluruh tim tetap fokus menjaga layanan energi di tengah dinamika yang terus berkembang.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga pasokan energi di wilayah Sumbagut guna mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
Baca juga:Sekda Batam Dorong Birokrasi Berinovasi, BIA 2026 Jadi Mesin Perubahan Layanan Publik
Editor:Zalfirega

















