MATAPEDIA6.com, BATAM— Pemerintah Kota Batam mempercepat dorongan budaya inovasi di lingkungan birokrasi. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, membuka Sosialisasi Batam Innovation Award (BIA) 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (22/4/2026).
Pemko Batam langsung mengarahkan BIA 2026 sebagai penggerak utama ekosistem inovasi daerah. Program ini tidak sekadar kompetisi, tetapi menjadi wadah strategis untuk melahirkan solusi kreatif yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan memperbaiki kualitas pelayanan publik.
Data yang dipaparkan dalam sosialisasi menunjukkan tren inovasi Batam terus menanjak. Hingga 2025, ratusan inovasi lahir dari berbagai sektor. Pemerintah melihat capaian ini sebagai modal kuat untuk mengakselerasi gerakan inovasi secara lebih masif dan terarah.
Firmansyah menegaskan, birokrasi tidak lagi punya ruang untuk bekerja dengan cara lama. Ia mendorong seluruh perangkat daerah menghadirkan terobosan nyata agar pelayanan publik tetap relevan dan adaptif.
“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara biasa untuk menghasilkan hasil yang luar biasa. Inovasi menjadi kunci agar pelayanan publik tidak hanya cepat, tetapi juga cerdas dan berdampak,” tegasnya.
Baca juga:Imigrasi Batam Amankan 29 WNA di Proyek Opus Bay, Diduga Langgar Izin Tinggal
Ia mengaitkan langsung kualitas pelayanan dengan kekuatan fiskal daerah. Menurutnya, pelayanan yang baik akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus menggerakkan ekonomi.
“Pelayanan berkualitas akan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Saat kepercayaan tumbuh, aktivitas ekonomi ikut bergerak dan pendapatan asli daerah meningkat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Firmansyah juga menggerakkan seluruh lini, mulai dari perangkat daerah, UPTD, kelurahan, hingga satuan pendidikan, untuk tampil sebagai motor perubahan, bukan sekadar peserta.
“BIA ini bukan soal menang atau kalah, tetapi soal naik kelas. Setiap inovasi adalah investasi masa depan Batam,” katanya.
BIA 2026 membuka berbagai kategori inovasi, baik digital maupun non-digital. Pemko Batam telah menyusun tahapan secara sistematis, mulai dari sosialisasi, pendaftaran, seleksi, hingga penganugerahan yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.
Melalui ajang ini, Pemko Batam menargetkan lahir inovasi unggulan yang berdampak langsung, mulai dari efisiensi layanan, peningkatan kualitas hidup, hingga penguatan daya saing daerah.
Dengan dorongan kolaborasi dan inovasi, Batam terus melaju sebagai kota yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu bertransformasi secara berkelanjutan.
Baca juga:Gugatan Kadin Batam Dicabut, Sengketa Diselesaikan Lewat Mekanisme Internal
Editor:Miezon

















