BEI Perkuat Transparansi Demi Dongkrak Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bursa efek Indonesia. Foto:Istimewa

Kantor Bursa efek Indonesia. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan komitmennya memperkuat kredibilitas pasar modal nasional menyusul pengumuman terbaru dari MSCI Inc. pada Selasa (28/1).

Dari keterangan pers BEI Rabu (28/1/2026) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya—PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)—dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) langsung memperkuat koordinasi intensif dengan MSCI.

BEI menilai masukan MSCI sebagai elemen krusial dalam upaya berkelanjutan memperbaiki kualitas dan daya saing pasar modal Indonesia.

BEI memahami pembobotan MSCI memiliki peran strategis dalam peta keuangan global dan menjadi rujukan utama investor internasional dalam mengambil keputusan investasi.

Karena itu, BEI menargetkan peningkatan bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI melalui langkah-langkah konkret dan terukur.

Baca juga:Bursa Dibuka 2026, OJK Pasang Arah: Integritas Pasar, Likuiditas Dalam, Ekonomi Hijau Ngebut

Salah satu fokus utama BEI adalah memperkuat transparansi data pasar. BEI memastikan penyediaan informasi yang akurat, andal, dan selaras dengan praktik terbaik global serta ekspektasi pemangku kepentingan internasional.

Sebagai bukti nyata, BEI telah mengumumkan data free-float secara komprehensif melalui situs resmi BEI sejak 2 Januari 2026 dan akan memperbarui data tersebut secara rutin setiap bulan.

Ke depan, BEI bersama SRO dan OJK akan terus menjaga komunikasi dan koordinasi dengan MSCI guna menyamakan persepsi sekaligus memastikan implementasi peningkatan transparansi berjalan konsisten.

BEI optimistis langkah ini akan memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal nasional.

Baca juga:Bursa Dibuka 2026, OJK Pasang Arah: Integritas Pasar, Likuiditas Dalam, Ekonomi Hijau Ngebut 

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Ekspor Timah Solder Tembus India, BP Batam Pacu Hilirisasi dan Daya Saing Industri
Rayakan HUT ke-8, Panbil Residence Gandeng Anak Panti dalam Momen Berbagi dan Kebersamaan
BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global
TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026
Panbil Group Rangkul Media Batam Lewat Gathering Ramadan di Alam Terbuka
Tanpa Migas, Ekonomi Batam Melaju Kencang: Tumbuh 6,76 Persen, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional
OJK Luncurkan Roadmap Ekosistem Bulion 2026–2031, Perkuat Hilirisasi Emas Nasional
BI Kepri Buka KURMA 2026 di One Batam Mall, Target Transaksi UMKM Rp 2,5 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:10 WIB

Ekspor Timah Solder Tembus India, BP Batam Pacu Hilirisasi dan Daya Saing Industri

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:58 WIB

Rayakan HUT ke-8, Panbil Residence Gandeng Anak Panti dalam Momen Berbagi dan Kebersamaan

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:36 WIB

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:02 WIB

TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:19 WIB

Panbil Group Rangkul Media Batam Lewat Gathering Ramadan di Alam Terbuka

Berita Terbaru