BI Kepri Kejar Target 50 Juta Transaksi QRIS, Pemprov Siap Dorong Hingga Pulau Terluar

Selasa, 12 Agustus 2025 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BI Kepri Rony di dampingi Kepala Balitbang Kepri, Aries Fhariandi saat memberikan komentar usai pembukaan PQN di Nagoya Hill Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (11/8/2025).Matapedia6.com/Luci

Kepala BI Kepri Rony di dampingi Kepala Balitbang Kepri, Aries Fhariandi saat memberikan komentar usai pembukaan PQN di Nagoya Hill Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (11/8/2025).Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus menggeber program digitalisasi transaksi untuk mengejar target sebanyak 50 juta penggunaan QRIS di Kepri hingga akhir 2025.

Upaya tersebut ditandai dengan pembukaan Pekan QRIS Nasional (PQN) 2025 di Nagoya Hill, Kota Batam, Senin (11/8/2025), yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

Kepala BI Kepri, Rony, mengungkapkan tren penggunaan QRIS di Kepri terus menanjak signifikan. Hingga semester pertama 2025, sudah tercatat hampir 30 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp 4,1 triliun, melonjak tajam dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Dengan adanya PQN, kami optimis penggunaan QRIS akan semakin meningkat, khususnya di Kepri,” ujar Rony.

Tidak hanya membidik masyarakat lokal, BI Kepri juga menggarap pasar wisatawan mancanegara dari Malaysia, Singapura, Jepang, hingga Timur Tengah.

Lewat QRIS Cross Border, turis bisa bertransaksi langsung menggunakan metode pembayaran digital dari negara asal mereka, membuat belanja lebih nyaman dan efisien.

Baca juga: BI Kepri Dorong UMKM Naik Kelas di Tengah Ketidakpastian Global

Untuk mendukung pelaku UMKM, BI membebaskan merchant discount rate (MDR) atau biaya transaksi bagi usaha mikro dengan nominal di bawah Rp 500 ribu.

Kebijakan ini diharapkan mendorong pelaku usaha kecil semakin percaya diri menggunakan pembayaran digital.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Provinsi Kepri.

Kepala Bappelitbangda Kepri, Aries Fhariandi, menegaskan bahwa sosialisasi QRIS akan diperluas hingga ke wilayah terpencil.

“QRIS harus hadir bukan hanya di kota besar atau pusat perbelanjaan, tapi juga di pasar tradisional, desa-desa, hingga pulau-pulau terluar,” tegas Aries.

Baca juga: Cernival 2025: BI Kepri Dorong QRIS, OJK Layani Cek SLIK dan Edukasi Keuangan

Aries mengakui tantangan utama di Kepri adalah kondisi geografis yang terdiri dari banyak pulau.

Namun, ia optimistis masyarakat Kepri yang adaptif terhadap teknologi akan cepat menerima sistem ini jika diberikan edukasi yang tepat.

“Masyarakat kita cerdas. Begitu mereka paham prosedur dan tahu betapa mudah, murah, dan cepatnya QRIS, saya yakin adopsinya akan meluas. Seperti slogannya, ‘QRIS, Semua Bisa,” kata Aries.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru